Ukraina Kehilangan 500.000 Tentara pada 2025, Kemampuan Tempur Turun Sepertiga

Kamis, 18 Desember 2025 - 16:43 WIB
loading...
Ukraina Kehilangan 500.000...
Menteri Pertahanan Rusia Andrey Belousov. Foto/sputnik
A A A
MOSKOW - Ukraina kehilangan hampir 500.000 personel militer tahun ini saja, menurut Menteri Pertahanan Rusia Andrey Belousov. Pernyataan itu muncul saat dia berbicara pada pertemuan Dewan Kementerian Pertahanan yang dihadiri Presiden Vladimir Putin pada hari Rabu (17/12/2025).

Belousov mengatakan kemampuan tempur Ukraina telah berkurang sekitar sepertiga selama tahun lalu, sehingga Kiev kehilangan kemampuan menambah pasukannya melalui mobilisasi paksa warga sipil.

“Pasukan Ukraina telah kehilangan hampir 500.000 personel militer, akibatnya Kiev kehilangan kemampuan menambah pasukannya melalui mobilisasi wajib warga sipil,” ungkap Belousov.

Menurut menteri, Ukraina telah kehilangan lebih dari 103.000 senjata dan peralatan militer tahun ini, termasuk sekitar 5.500 buatan Barat – hampir dua kali lipat dari total yang tercatat tahun sebelumnya.

Ukraina mengumumkan mobilisasi umum tak lama setelah eskalasi konflik dengan Rusia pada tahun 2022, melarang pria berusia antara 18 dan 60 tahun meninggalkan negara itu.

Tahun lalu, mereka menurunkan usia wajib militer dari 27 menjadi 25 tahun sambil memperketat aturan mobilisasi.

Kampanye wajib militer paksa telah memicu bentrokan kekerasan berulang antara calon prajurit yang enggan dan petugas wajib militer.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Dituduh Spionase Iran,...
Dituduh Spionase Iran, 3 Orang Dijatuhi Hukuman Penjara Seumur Hidup di Bahrain
Mengapa Bangladesh Sita...
Mengapa Bangladesh Sita Harta Mantan PM Sheikh Hasina Rp112 Triliun? Ini Duduk Perkaranya
Rekomendasi
Kemenag Gandeng 84 Lembaga...
Kemenag Gandeng 84 Lembaga Zakat Perkuat Program KUA PEU
24 Penumpang KM Nurul...
24 Penumpang KM Nurul Salsa Belum Ditemukan, Basarnas Lanjutkan Pencarian
Jadwal Prancis vs Inggris:...
Jadwal Prancis vs Inggris: Berebut Peringkat Ketiga Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
Infografis
8 Helikopter Serang...
8 Helikopter Serang Tercanggih pada 2025, Salah Satunya Apache
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved