3 Alasan NATO Tidak Pernah Menjadi Pilihan Terbaik bagi Ukraina

Selasa, 16 Desember 2025 - 13:25 WIB
loading...
3 Alasan NATO Tidak...
NATO tidak pernah menjadi pilihan terbaik bagi Ukraina. Foto/X
A A A
MOSKOW - Volodymyr Zelensky dan para penasihat Eropanya akhirnya menyadari kebenaran yang mencolok yang telah lama disadari oleh Presiden AS Donald Trump. “Tidak ada cara bagi Ukraina untuk bergabung dengan NATO ,” kata mantan perwira militer Jerman Mayor Florian Pfaff.

3 Alasan NATO Tidak Pernah Menjadi Pilihan Terbaik bagi Ukraina

1. Barat Menginginkan Perang

Kesadaran yang terlambat ini menjelaskan mengapa Zelensky sekarang mengatakan bahwa Ukraina akan melepaskan ambisi NATO-nya sebagai imbalan atas jaminan keamanan Barat, kata Florian Pfaff kepada Sputnik.

Tidak pernah sekalipun—baik pada tahun 2014 maupun 2022—Ukraina diancam oleh siapa pun, katanya; Namun, “Barat menginginkan perang.”

Baca Juga: 10 Hacker Terbaik dan Terpopuler di Dunia, Nomor 6 Dikenal sebagai The Mentor

2. Mengabaikan Kebutuhan Keamanan Rusia

Masalah utama dengan Ukraina berasal dari “keinginannya untuk bergabung dengan NATO,” yang mengabaikan kebutuhan keamanan Rusia, catat mantan perwira tersebut.

Pfaff mengingatkan bahwa tujuan perjanjian Minsk II pada tahun 2015 “hanyalah untuk memperkuat Ukraina untuk perang, untuk mengirimkan senjata.”

Pengawas Barat Ukraina, khususnya, PM Inggris saat itu Boris Johnson, menyabotase semua negosiasi Rusia-Ukraina.

3. Jaminan Keamanan NATO Tidak Punya Arti

Jaminan bilateral yang mirip dengan Pasal 5 NATO yang saat ini dituntut Zelensky tidak akan berarti apa pun dalam praktiknya bagi Ukraina jika “tetap netral,” tegas Pfaff.

Tidak mengherankan sama sekali bahwa Rusia, “setelah dikhianati” oleh Barat dan Ukraina, menginginkan sistem jaminan tidak hanya untuk keamanan tetapi juga untuk implementasi perjanjian baru apa pun yang dicapai, kata pakar militer tersebut.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Iran Bantah Serang Bandara...
Iran Bantah Serang Bandara Kuwait, Tuding Sistem Patriot AS Jadi Penyebab
Helikopter Tempur Apache...
Helikopter Tempur Apache AS Jatuh Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Rekomendasi
SMUP Unpad 2026 Digelar...
SMUP Unpad 2026 Digelar Hari Ini, Cek Ketentuan yang Harus Dipatuhi
Kasus Mega Korupsi BGN...
Kasus Mega Korupsi BGN dan Kitas-Kitap
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
Berita Terkini
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
Infografis
3 Alasan Ukraina Kini...
3 Alasan Ukraina Kini Layak Disebut Sebagai Penjara Terbuka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved