10 Hacker Terbaik dan Terpopuler di Dunia, Nomor 6 Dikenal sebagai The Mentor

Selasa, 16 Desember 2025 - 10:10 WIB
loading...
10 Hacker Terbaik dan...
Hacker kerap beraksi bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi juga memperhatian etika. Foto/X
A A A
WASHINGTON - Ketika orang berpikir tentang peretas atau hacker , kemungkinan besar mereka membayangkan seorang penjahat bertudung yang membungkuk di atas keyboard di ruangan gelap. Tetapi kenyataannya adalah peretasan telah menjadi bisnis besar — dan tidak semuanya jahat.

Meskipun peretas topi hitam masih ada, peretasan telah melampaui konotasi negatifnya dan menjadi bagian integral dari praktik keamanan siber. Ini sebagian berkat beberapa peretas etis yang telah mengubah dunia peretasan menjadi lebih baik dan mengubah keamanan siber seperti yang kita kenal.

Saat ini, peretasan telah berkembang menjadi aspek penting dari keamanan siber, dan organisasi terus mencari peretas terbaik dan paling terkenal untuk melindungi organisasi mereka dari kejahatan siber.

Seorang peretas adalah seseorang yang menggunakan keterampilan komputer teknis mereka untuk membobol sistem atau jaringan TI. Mereka mungkin melakukan ini untuk keuntungan pribadi seperti mencuri data atau uang, untuk menyebabkan kerusakan, atau untuk alasan jahat lainnya. Inilah gambaran yang dipikirkan kebanyakan orang ketika mendengar kata "peretas" saat ini.

Namun, ada juga peretas etis, atau dikenal sebagai peretas "topi putih", yang menggunakan keterampilan peretasan mereka untuk tujuan yang baik. Ini dapat mencakup menemukan dan memperbaiki kerentanan keamanan dalam sistem komputer.

Ada juga jalan tengah dengan apa yang disebut peretas "topi abu-abu" yang menggunakan keterampilan peretasan mereka untuk tujuan yang tidak jelas jahat atau sepenuhnya etis.

Peretas terkadang bekerja dalam kelompok yang berkolaborasi untuk melakukan kejahatan siber. Mereka beroperasi seperti bisnis pada umumnya dengan hierarki terstruktur, dengan anggota yang mengkhususkan diri dalam berbagai bidang keahlian keamanan siber. Beberapa kelompok peretas paling terkenal termasuk LockBit, BlackCat, dan Evil Corp.

Apa itu Peretasan Etis?

Peretasan etis adalah praktik menggunakan teknik peretasan untuk mengidentifikasi dan mengeksploitasi kerentanan dalam sistem komputer, jaringan, atau aplikasi dengan tujuan tunggal untuk meningkatkan keamanan.

Proses ini menggunakan alat dan teknik yang sama seperti peretas jahat, tetapi dengan transparansi dan izin eksplisit dari pemiliknya. Namun, tidak seperti peretas tradisional, begitu mereka menemukan kerentanan, mereka tidak mengeksploitasinya.

Sebaliknya, mereka mendokumentasikan temuan mereka, menjelaskan risikonya, dan menyarankan cara-cara agar organisasi dapat memperbaiki hal-hal tersebut untuk mencegah serangan siber dan menjaga keamanan data penting.

Melansir em360tech, Dengan mensimulasikan serangan dunia nyata, peretas etis dapat mengungkap kelemahan dalam sistem, jaringan, dan aplikasi sebelum dapat dieksploitasi oleh penjahat. Ini membantu organisasi mengidentifikasi dan memperbaiki kerentanan, mencegah pelanggaran data dan insiden keamanan lainnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hacker Handala Retas...
Hacker Handala Retas 2 Juta Dokumen Rahasia dari Pusat Holocaust Israel
Hacker Iran Bobol Sistem...
Hacker Iran Bobol Sistem Pembaca Tanki di SPBU AS
Identitas 100 Perwira...
Identitas 100 Perwira Pasukan Elite Unit 212 Israel Dibobol Hacker Handala
Hacker Iran Retas Ponsel...
Hacker Iran Retas Ponsel Eks Panglima Militer Israel Herzi Halevi, Ambil 19.000 File Sensitif
Peretas China Diduga...
Peretas China Diduga Eksploitasi Celah ToolShell untuk Serangan Siber Global
China Tuduh AS Lakukan...
China Tuduh AS Lakukan Serangan Siber Besar-besaran
3 Kali Jadi Korban Hacker,...
3 Kali Jadi Korban Hacker, Akun Instagram Wardatina Mawa Diretas Lagi
Iran Bantah Serang Bandara...
Iran Bantah Serang Bandara Kuwait, Tuding Sistem Patriot AS Jadi Penyebab
Trump: Jika Bukan karena...
Trump: Jika Bukan karena Saya, Israel Sudah Tak Ada saat Ini
Rekomendasi
Tak Hanya Cantik, Audisi...
Tak Hanya Cantik, Audisi Miss Indonesia 2026 Mencari Talenta Terbaik Mulai dari Manner Impressive hingga Smart Social
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Berita Terkini
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved