Ahmed Jadi Pahlawan dalam Penembakan Massal Pantai Bondi, Bakal Diberi Uang Rp11,8 Miliar
Senin, 15 Desember 2025 - 14:43 WIB
loading...
Ahmed Al Ahmed, pria Muslim yang bertindak heroik ketika melucuti senjata pelaku penembakan massal di Pantai Bondi, Australia. Publik Australia memujinya sebagai pahlawan. Foto/NDTV
A
A
A
SYDNEY - Ahmed Al Ahmed (43), pria Muslim penjual buah, dipuji sebagai pahlawan setelah melawan salah satu pelaku penembakan massal di Pantai Bondi, Australia, pada Minggu petang. Sekarang, penggalangan dana yang ditarget sebesar USD709.000 (Rp11,8 miliar) telah berlangsung, yang akan diberikan kepadanya.
Ahmed telah menjadi simbol perlawanan selama penembakan massal mengerikan tersebut. Dalam rekaman video yang viral, Ahmed terlihat menangkap salah satu pelaku penembakan; Sajid Akram, dan melucuti senjatanya.
Ayah dua anak ini beraksi dengan tangan kosong. Dia terus melawan meski terkena dua tembakan, dan sekarang terbaring di rumah sakit.
Bacaa Juga: Ini Ahmed Al Ahmed, Muslim Pahlawan yang Berani Melawan Penembak Massal Pantai Bondi
Total 16 orang tewas, termasuk Sajid Akram (50), selama tragedi tersebut. Satu pelaku lagi, Naveed Akram (24)—yang merupakan putra Sajid Akram—ditahan polisi dalam kondisi terluka di rumah sakit. Ayah dan anak itu diketahui merupakan warga Pakistan.
Penembakan massal itu menargetkan komunitas Yahudi yang sedang merayakan Hanukkah. Pemerintah Australia menyatakan penembakan tersebut sebagai serangan teroris dan memerintahkan pengibaran bendera setengah tiang sebagai bentuk berkabung.
Sebuah halaman GoFundMe telah dibuat untuk mendukung "sang pahlawan" Ahmed Al Ahmed.
Lebih dari USD320.000 (Rp5,3 miliar) telah terkumpul pada pukul 12.30 siang waktu Sydney pada hari Senin (15/12/2025). Itu termasuk sumbangan sebesar USD99.999 (Rp1,6 miliar) dari miliarder William Ackman.
Target penggalangan dana awalnya sebesar USD300.000 (Rp4,9 miliar), namun kini telah direvisi menjadi USD709.000 (Rp11,8 miliar).
“Setelah menyaksikan tindakan luar biasa dari pahlawan yang membantu melucuti senjata salah satu penyerang selama tragedi Bondi, sebuah tindakan yang mencegah hilangnya nyawa lebih banyak lagi, kami merasa terdorong untuk bertindak,” bunyi keterangan di halaman penggalangan dana tersebut, seperti dikutip news.com.au.
“Dalam momen kekacauan dan bahaya, dia melangkah maju tanpa ragu-ragu. Tindakannya tanpa pamrih, naluriah, dan tak diragukan lagi heroik, dilakukan tanpa mempedulikan keselamatannya sendiri. Laporan awal menunjukkan bahwa dia ditembak dua kali dalam proses tersebut saat melindungi orang lain," lanjut keterangan tersebut.
Miliarder Bill Ackman, seorang bankir investasi Yahudi, dengan kekayaan lebih dari USD9,5 miliar, ikut memperhatikan apa yang dilakukan oleh Ahmed. Sebelum memberikan donasi, dia dari awal sudah menyatakan niatnya untuk memberi Ahmed hadiah.
“Bisakah seseorang membuat akun terverifikasi agar kita dapat memberi penghargaan kepadanya dan keluarganya?” tulis Ackman di media sosial sebelum halaman GoFundMe dibuat.
Dari akun X pribadinya kemudian, Ackman membagikan tautan ke penggalangan dana tersebut dan mengarahkan orang lain di lingkarannya untuk ikut berdonasi.
“Saya diberitahu oleh GoFundMe bahwa dana ini hanya akan diberikan langsung kepada pahlawan tersebut,” tulisnya.
Influencer media sosial Australia terkemuka, Anna Paul, juga memimpin donasi pada penggalangan dana lain untuk Ahmed dan para korban yang terkena dampak dengan USD15.000.
Tokoh televisi Australia, Harry Jowsey, juga menyumbangkan USD10.000 ke dana yang sama, yang tampaknya dimulai oleh pengusaha kebugaran Australia, Adam Sullivan.
Dana USD144.270 telah terkumpul dalam beberapa jam untuk Matilda, gadis berusia 10 tahun yang juga tewas dalam penembakan massal tersebut.
Sepupu Ahmed, Mustafa, mengatakan kepada 7News Australia: “Dia masih di rumah sakit dan kami tidak tahu persis apa yang terjadi, dokter mengatakan dia baik-baik saja."
“Kami berharap dia baik-baik saja, dia adalah pahlawan, 100 persen dia adalah pahlawan," ujarnya.
“Dia terkena dua tembakan, satu di lengannya dan satu di tangannya, dia harus menjalani operasi," imbuh dia.
Ahmed telah menjadi simbol perlawanan selama penembakan massal mengerikan tersebut. Dalam rekaman video yang viral, Ahmed terlihat menangkap salah satu pelaku penembakan; Sajid Akram, dan melucuti senjatanya.
Ayah dua anak ini beraksi dengan tangan kosong. Dia terus melawan meski terkena dua tembakan, dan sekarang terbaring di rumah sakit.
Bacaa Juga: Ini Ahmed Al Ahmed, Muslim Pahlawan yang Berani Melawan Penembak Massal Pantai Bondi
Total 16 orang tewas, termasuk Sajid Akram (50), selama tragedi tersebut. Satu pelaku lagi, Naveed Akram (24)—yang merupakan putra Sajid Akram—ditahan polisi dalam kondisi terluka di rumah sakit. Ayah dan anak itu diketahui merupakan warga Pakistan.
Penembakan massal itu menargetkan komunitas Yahudi yang sedang merayakan Hanukkah. Pemerintah Australia menyatakan penembakan tersebut sebagai serangan teroris dan memerintahkan pengibaran bendera setengah tiang sebagai bentuk berkabung.
Sebuah halaman GoFundMe telah dibuat untuk mendukung "sang pahlawan" Ahmed Al Ahmed.
Lebih dari USD320.000 (Rp5,3 miliar) telah terkumpul pada pukul 12.30 siang waktu Sydney pada hari Senin (15/12/2025). Itu termasuk sumbangan sebesar USD99.999 (Rp1,6 miliar) dari miliarder William Ackman.
Target penggalangan dana awalnya sebesar USD300.000 (Rp4,9 miliar), namun kini telah direvisi menjadi USD709.000 (Rp11,8 miliar).
“Setelah menyaksikan tindakan luar biasa dari pahlawan yang membantu melucuti senjata salah satu penyerang selama tragedi Bondi, sebuah tindakan yang mencegah hilangnya nyawa lebih banyak lagi, kami merasa terdorong untuk bertindak,” bunyi keterangan di halaman penggalangan dana tersebut, seperti dikutip news.com.au.
“Dalam momen kekacauan dan bahaya, dia melangkah maju tanpa ragu-ragu. Tindakannya tanpa pamrih, naluriah, dan tak diragukan lagi heroik, dilakukan tanpa mempedulikan keselamatannya sendiri. Laporan awal menunjukkan bahwa dia ditembak dua kali dalam proses tersebut saat melindungi orang lain," lanjut keterangan tersebut.
Miliarder Bill Ackman, seorang bankir investasi Yahudi, dengan kekayaan lebih dari USD9,5 miliar, ikut memperhatikan apa yang dilakukan oleh Ahmed. Sebelum memberikan donasi, dia dari awal sudah menyatakan niatnya untuk memberi Ahmed hadiah.
“Bisakah seseorang membuat akun terverifikasi agar kita dapat memberi penghargaan kepadanya dan keluarganya?” tulis Ackman di media sosial sebelum halaman GoFundMe dibuat.
Dari akun X pribadinya kemudian, Ackman membagikan tautan ke penggalangan dana tersebut dan mengarahkan orang lain di lingkarannya untuk ikut berdonasi.
“Saya diberitahu oleh GoFundMe bahwa dana ini hanya akan diberikan langsung kepada pahlawan tersebut,” tulisnya.
Influencer media sosial Australia terkemuka, Anna Paul, juga memimpin donasi pada penggalangan dana lain untuk Ahmed dan para korban yang terkena dampak dengan USD15.000.
Tokoh televisi Australia, Harry Jowsey, juga menyumbangkan USD10.000 ke dana yang sama, yang tampaknya dimulai oleh pengusaha kebugaran Australia, Adam Sullivan.
Dana USD144.270 telah terkumpul dalam beberapa jam untuk Matilda, gadis berusia 10 tahun yang juga tewas dalam penembakan massal tersebut.
Sepupu Ahmed, Mustafa, mengatakan kepada 7News Australia: “Dia masih di rumah sakit dan kami tidak tahu persis apa yang terjadi, dokter mengatakan dia baik-baik saja."
“Kami berharap dia baik-baik saja, dia adalah pahlawan, 100 persen dia adalah pahlawan," ujarnya.
“Dia terkena dua tembakan, satu di lengannya dan satu di tangannya, dia harus menjalani operasi," imbuh dia.
(mas)
Lihat Juga :