Dewan Imam Nasional Australia Kecam Penembakan di Pantai Bondi
Minggu, 14 Desember 2025 - 18:50 WIB
loading...
Dewan Imam Nasional Australia kecam penembakan di Pantai Bondi. Foto/ABC News
A
A
A
SYDNEY - Dewan Imam Nasional Australia , sebuah organisasi Muslim besar di Australia mengutuk penembakan di Pantai Bondi sebagai tindakan kekerasan yang "mengerikan".
“Hati, pikiran, dan doa kami bersama para korban, keluarga mereka, dan semua orang yang menyaksikan atau terpengaruh oleh serangan yang sangat traumatis ini,” kata Dewan Imam Nasional Australia dalam sebuah pernyataan, dilansir Al Jazeera.
“Ini adalah momen bagi semua warga Australia, termasuk komunitas Muslim Australia, untuk berdiri bersama dalam persatuan, kasih sayang, dan solidaritas,” tambahnya.
Sebelumnya, Perdana Menteri Australia Anthony Albanese secara bersamaan memberikan konferensi pers. Ia menyebut penembakan di Pantai Bondi sebagai serangan yang ditargetkan terhadap warga Australia pada hari yang seharusnya menjadi "hari sukacita".
Baca Juga: Penembakan dengan Target Komunitas Yahudi di Sydney, 12 Orang Tewas
"Suatu tindakan antisemitisme jahat, terorisme yang telah menyerang jantung bangsa kita," tambahnya.
Albanese mengatakan tidak ada tempat untuk "tindakan kekerasan dan kebencian yang keji" ini.
Perdana Menteri Negara Bagian New South Wales Chris Minns mengatakan dia telah berbicara dengan Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, yang menawarkan dukungan penuh kepada negara bagian tersebut.
"Ini adalah malam yang mengerikan bagi Sydney," kata Minns, dan menyerukan persatuan.
Dia menambahkan bahwa akan ada penyelidikan penuh atas insiden tersebut.
Al Jazeera melaporkan beberapa komentar dari seseorang yang mengatakan dia mendengar tembakan di Pantai Bondi.
“Itu mengejutkan. Rasanya seperti 10 menit hanya suara tembakan, tembakan, tembakan,” kata Camilo Diaz, seorang mahasiswa berusia 25 tahun dari Chili, kepada AFP di tempat kejadian.
“Sepertinya senjata yang ampuh,” kata Diaz.
“Hati, pikiran, dan doa kami bersama para korban, keluarga mereka, dan semua orang yang menyaksikan atau terpengaruh oleh serangan yang sangat traumatis ini,” kata Dewan Imam Nasional Australia dalam sebuah pernyataan, dilansir Al Jazeera.
“Ini adalah momen bagi semua warga Australia, termasuk komunitas Muslim Australia, untuk berdiri bersama dalam persatuan, kasih sayang, dan solidaritas,” tambahnya.
Sebelumnya, Perdana Menteri Australia Anthony Albanese secara bersamaan memberikan konferensi pers. Ia menyebut penembakan di Pantai Bondi sebagai serangan yang ditargetkan terhadap warga Australia pada hari yang seharusnya menjadi "hari sukacita".
Baca Juga: Penembakan dengan Target Komunitas Yahudi di Sydney, 12 Orang Tewas
"Suatu tindakan antisemitisme jahat, terorisme yang telah menyerang jantung bangsa kita," tambahnya.
Albanese mengatakan tidak ada tempat untuk "tindakan kekerasan dan kebencian yang keji" ini.
Perdana Menteri Negara Bagian New South Wales Chris Minns mengatakan dia telah berbicara dengan Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, yang menawarkan dukungan penuh kepada negara bagian tersebut.
"Ini adalah malam yang mengerikan bagi Sydney," kata Minns, dan menyerukan persatuan.
Dia menambahkan bahwa akan ada penyelidikan penuh atas insiden tersebut.
Al Jazeera melaporkan beberapa komentar dari seseorang yang mengatakan dia mendengar tembakan di Pantai Bondi.
“Itu mengejutkan. Rasanya seperti 10 menit hanya suara tembakan, tembakan, tembakan,” kata Camilo Diaz, seorang mahasiswa berusia 25 tahun dari Chili, kepada AFP di tempat kejadian.
“Sepertinya senjata yang ampuh,” kata Diaz.
(ahm)
Lihat Juga :