Thailand Bombardir Kamboja Dipicu oleh Roket Buatan China
Selasa, 09 Desember 2025 - 07:08 WIB
loading...
A
A
A
Menurut laporan Reuters, Selasa (9/12/2025), seorang juru bicara Kementerian Pertahanan Kamboja tidak segera menanggapi pertanyaan rinci yang diajukan. Negara tersebut sebelumnya membantah telah menargetkan fasilitas sipil Thailand.
Potensi ancaman dari roket PHL-03 sebelumnya tidak pernah dilaporkan.
Berdasarkan ketentuan gencatan senjata, kedua belah pihak pada bulan November mulai menarik senjata berat dari perbatasan dalam tiga tahap, dimulai dengan sistem roket, diikuti oleh artileri, kemudian tank dan kendaraan lapis baja lainnya.
Namun, seminggu kemudian, Thailand mengatakan akan menghentikan implementasi pakta gencatan senjata setelah ledakan ranjau darat melukai seorang tentaranya. Militer Kamboja, yang jumlah personelnya jauh lebih banyak daripada angkatan bersenjata Thailand, memiliki sekitar 48 unit BM-21 dan hanya enam peluncur roket ganda PHL-03, menurut lembaga think tank International Institute for Strategic Studies (IISS).
PHL-03 dapat menembakkan roket berpemandu dan tak berpemandu dengan jangkauan antara 70-130 km, menurut basis data militer AS, sementara BM-21 memiliki jangkauan 15-40 km.
Bandara Buriram, sebuah fasilitas sipil yang melayani Provinsi Buriram, basis partai berkuasa Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul, berjarak sekitar 100 kilometer dari perbatasan, di luar jangkauan BM-21.
Rumah Sakit Prasat, yang terletak di Provinsi Surin yang berdekatan, berjarak kurang dari 30 km dari perbatasan.
Potensi ancaman dari roket PHL-03 sebelumnya tidak pernah dilaporkan.
Roket Jarak Pendek
Berdasarkan ketentuan gencatan senjata, kedua belah pihak pada bulan November mulai menarik senjata berat dari perbatasan dalam tiga tahap, dimulai dengan sistem roket, diikuti oleh artileri, kemudian tank dan kendaraan lapis baja lainnya.
Namun, seminggu kemudian, Thailand mengatakan akan menghentikan implementasi pakta gencatan senjata setelah ledakan ranjau darat melukai seorang tentaranya. Militer Kamboja, yang jumlah personelnya jauh lebih banyak daripada angkatan bersenjata Thailand, memiliki sekitar 48 unit BM-21 dan hanya enam peluncur roket ganda PHL-03, menurut lembaga think tank International Institute for Strategic Studies (IISS).
PHL-03 dapat menembakkan roket berpemandu dan tak berpemandu dengan jangkauan antara 70-130 km, menurut basis data militer AS, sementara BM-21 memiliki jangkauan 15-40 km.
Bandara Buriram, sebuah fasilitas sipil yang melayani Provinsi Buriram, basis partai berkuasa Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul, berjarak sekitar 100 kilometer dari perbatasan, di luar jangkauan BM-21.
Rumah Sakit Prasat, yang terletak di Provinsi Surin yang berdekatan, berjarak kurang dari 30 km dari perbatasan.
Lihat Juga :