Virus Corona Terdeteksi, China Lockdown Kota di Perbatasan Myanmar

Selasa, 15 September 2020 - 17:13 WIB
loading...
Virus Corona Terdeteksi,...
Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
BEIJING - China telah mengunci sebuah kota di perbatasan dengan Myanmar dan mengumumkan rencana untuk meluncurkan program tes virus Corona massal. Langkah itu dilakukan setelah pihak berwenang mendeteksi dua kasus virus Corona baru di sana.

Kasus-kasus tersebut ditemukan di kota Ruili di provinsi Yunnan barat, titik perlintasan perbatasan darat utama dengan negara tetangga Myanmar.

Pejabat kota mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa penduduk diberitahu untuk tinggal di rumah dan orang-orang dilarang memasuki atau meninggalkan kota mulai Senin malam.

Mereka mengatakan setiap penduduk akan dites virus di Ruili, yang menampung lebih dari 210.000 orang. Tempat-tempat usaha telah ditutup kecuali supermarket, apotek dan pasar makanan.

The Global Times, tabloid yang dikelola pemerintah China, mengatakan pihak berwenang di Ruili dan sejumlah daerah perbatasan lainnya telah memasuki "status masa perang" untuk meningkatkan tindakan anti-epidemi dan manajemen perbatasan.(Baca juga: Rusia Mulai Kirim Gelombang Pertama Vaksin Covid-19 )

"Infeksi itu dibawa dari Myanmar dan pihak berwenang China akan menindak imigran ilegal," kata para pejabat seperti dilansir dari Al Jazeera, Selasa (15/9/2020).

Salah satunya adalah seorang wanita berusia 32 tahun yang awalnya asimtomatik, dan yang lainnya adalah seorang gadis berusia 16 tahun, menurut Global Times.

Pejabat kota juga menyarankan siapa pun yang melakukan perjalanan keluar dari Ruili pada atau setelah 12 September untuk menjalani tes.

Ruili dipisahkan oleh sungai dangkal dari kota perbatasan Muse, gerbang utama Myanmar ke China dan terkenal dengan jalan-jalan kotor, senjata, kasino, dan obat-obatan.

Yang Bianqiang, wakil walikota Ruili, mengatakan pada konferensi pers pada hari Senin bahwa kota itu akan memulangkan mereka yang tidak dapat memverifikasi waktu kedatangan mereka ke China, tidak memiliki tempat tinggal tetap dan tidak memiliki tempat tetap untuk bekerja.

China telah berhasil mengendalikan penyebaran virus Corona melalui serangkaian pembatasan perjalanan dan penguncian ketat, dimulai dengan pusat kota Wuhan, tempat virus pertama kali muncul akhir tahun lalu.(Baca juga: Sempat Dihentikan, AstraZeneca Lanjutkan Uji Coba Vaksin Covid-19 )

Namun, ada sejumlah wabah lokal dalam beberapa bulan terakhir termasuk di Ibu Kota Beijing.

Perbatasan negara tetap tertutup untuk sebagian besar orang asing, dan sebagian besar infeksi dalam beberapa bulan terakhir terjadi di antara warga negara yang kembali dari luar negeri.

Tujuh kasus lainnya dilaporkan di seluruh China pada hari Selasa - semuanya dibawa dari negara lain, kata Komisi Kesehatan Nasional.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur 21 Target Militer hingga Pangkalan di Yordania
Cerita Shakira Kembali...
Cerita Shakira Kembali Bawakan Lagu Anthem Piala Dunia, Harus Membuat Orang Menari
Rekomendasi
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
Distributor di Kaltim...
Distributor di Kaltim Ikuti Factory Visit SIG untuk Perkuat Kemitraan
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Berita Terkini
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Infografis
Tegaskan Status Negara...
Tegaskan Status Negara Berdaulat, Taiwan Lawan China di PBB
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved