Jet Tempur J-15 China Bidik F-15 Jepang, PM Takaichi Janji Merespons Tegas

Senin, 08 Desember 2025 - 12:48 WIB
loading...
A A A
"Pihak Jepang, dengan membesar-besarkan apa yang disebut isu 'iluminasi radar', sengaja membuat tuduhan palsu terhadap China untuk membangun ketegangan dan menyesatkan masyarakat internasional," kata juru bicara tersebut.

Insiden ini merupakan yang terbaru dalam beberapa minggu terakhir perselisihan bilateral yang semakin memanas, yang dimulai setelah komentar Takaichi—bahwa serangan PLA terhadap Taiwan dapat memicu keterlibatan militer Jepang dalam konflik tersebut—yang membuat China marah.

Bersikeras bahwa Jepang dapat menggunakan haknya untuk membela diri kolektif—atau membantu sekutu—Takaichi mengatakan Tokyo harus “mengantisipasi skenario terburuk” di Selat Taiwan. Pernyataan tersebut mendorong Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk mendesak Takaichi menghindari eskalasi lebih lanjut dalam perselisihan dengan China.

Takaichi menolak untuk menarik kembali pernyataannya, dengan mengatakan bahwa posisi Jepang tidak berubah. Konstitusi pascaperang Jepang melarangnya menggunakan kekuatan sebagai cara untuk menyelesaikan perselisihan internasional, tetapi amandemen tahun 2015—yang disahkan ketika mentor Takaichi, Shinzo Abe, menjadi perdana menteri—mengizinkannya untuk melakukan pembelaan diri kolektif dalam situasi tertentu, bahkan jika tidak diserang secara langsung.

Sebagai tanggapan, Beijing telah meluncurkan serangkaian langkah pembalasan diplomatik dan ekonomi, termasuk memberlakukan kembali larangan impor seafood Jepang, dan mengirim kapal serta pesawat militer dan Penjaga Pantai ke perairan yang disengketakan di Kepulauan Senkaku dan dekat dengan wilayah terpencil Jepang di Okinawa dekat Taiwan.

Media pemerintah China juga telah menghidupkan kembali kampanye yang mempertanyakan klaim teritorial Jepang atas gugus Pulau Ryuku, yang mencakup Okinawa.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
PBB: Israel Lanjutkan...
PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban
Rekomendasi
Kolombia Pecundangi...
Kolombia Pecundangi RD Kongo, Daniel Munoz Cetak Gol Penentu Kemenangan
Cerita Nurma, dari Belajar...
Cerita Nurma, dari Belajar di Perpustakaan hingga Malam Kini Bisa Kuliah Gratis di UGM
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
Berita Terkini
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Infografis
5 Negara yang Menggunakan...
5 Negara yang Menggunakan Jet Tempur Buatan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved