Siapa Yasser Abu Shabab? Mantan Napi di Penjara Hamas yang Jadi Pemimpin Popular Forces Pro-Israel

Sabtu, 06 Desember 2025 - 20:06 WIB
loading...
A A A
Komentar Netanyahu memicu perselisihan di Israel, dengan para pemimpin oposisi menuduh pemerintah mentransfer senjata kepada sekelompok preman dan penjahat “yang mengidentifikasi diri dengan [Negara Islam]”.

Keterkaitan Abu Shabab dengan pasukan Israel dikonfirmasi oleh keluarganya, yang mengeluarkan pernyataan pekan lalu yang secara resmi tidak mengakuinya. “Kami tidak akan menerima kembalinya Yasser kepada keluarga. Kami tidak keberatan jika orang-orang di sekitarnya segera melenyapkannya,” kata mereka.

Kebangkitan Abu Shabab sebagai orang Palestina pertama yang secara terbuka mengakui kolaborator dengan pasukan Israel sejak dimulainya perang Gaza, menurut banyak analis, dapat memicu fase baru konflik yang berbahaya.

Selain bentrokan dengan Hamas, klannya mungkin akan segera menghadapi konfrontasi kekerasan dengan geng-geng saingan dan anggota komite rakyat Gaza, lapor media Israel.

Mereka mengatakan bahwa di lingkungan seperti inilah perang saudara sering kali bermula – dan di mana warga sipil, sekali lagi, kemungkinan besar akan menanggung kerugian terbesar.

4. Ambiguitas ideologis

Melansir Al Jazeera, menentukan ideologi Abu Shabab sulit, dengan banyak pengamat mengatakan bahwa ia didorong oleh kekuasaan, alih-alih oleh sikap politik tertentu.

Pencitraan awal kelompoknya dengan istilah "anti-terorisme" agak ironis mengingat laporan hubungannya dengan ISIL (ISIS), meskipun sebagian besar terkait dengan kerja sama penyelundupan dari Semenanjung Sinai Mesir ke Gaza, alih-alih ideologi bersama.

Lagi pula, selalu ada perbedaan antara latar belakang Abu Shabab dan kehadirannya di media sosial, dengan unggahan berbahasa Inggris dan bahkan sebuah opini yang diterbitkan oleh Wall Street Journal.

Dalam artikel tersebut, Abu Shabab mengklaim bahwa Pasukan Populernya menguasai sebagian besar wilayah Rafah timur, di selatan Gaza, dan "siap membangun masa depan baru".

"Tujuan utama kami adalah memisahkan warga Palestina yang tidak ada hubungannya dengan Hamas dari api perang," demikian bunyi artikel yang dikaitkan dengannya.

Namun, sementara Abu Shabab berusaha mengecilkan hubungannya dengan Israel, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengakui pada bulan Juni bahwa pemerintahnya menggunakan klan bersenjata – yang menurut laporan media jelas merupakan pasukan Abu Shabab – untuk melawan Hamas.

Ide penggunaan pasukan semacam itu, menurut Netanyahu, merupakan hasil saran dari pejabat keamanan, bahkan setelah upaya sebelumnya yang gagal dalam bekerja sama dengan kelompok-kelompok lokal seperti Tentara Lebanon Selatan di negara tetangga utara Israel.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
Jenazah Khamenei Disemayamkan...
Jenazah Khamenei Disemayamkan di Teheran, Prosesi Pemakaman Digelar Sepekan
KPK Arab Saudi OTT Besar-besaran,...
KPK Arab Saudi OTT Besar-besaran, Tangkap 130 Orang termasuk Pejabat Kementerian Urusan Islam
Rekomendasi
Modernland Realty Hadirkan...
Modernland Realty Hadirkan Neo Pasadena, Hunian Eksklusif Mulai Rp1,2 Miliar
Menteri LH Jumhur Hidayat...
Menteri LH Jumhur Hidayat Berharap Ada Moratorium Penebangan Hutan
Transisi Energi, Prabowo...
Transisi Energi, Prabowo Akan Luncurkan BBM B50 pada 9 Juli 2026
Berita Terkini
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Infografis
Panglima Militer Israel:...
Panglima Militer Israel: Tentara yang Tewas di Gaza Jauh Lebih Banyak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved