Siapa Yasser Abu Shabab? Mantan Napi di Penjara Hamas yang Jadi Pemimpin Popular Forces Pro-Israel

Sabtu, 06 Desember 2025 - 20:06 WIB
loading...
A A A
Ketika ditanya apakah kelompoknya bertindak dalam koordinasi dengan pasukan Israel, Abu Shabab mengatakan: "Kami tidak bekerja secara langsung dengan tentara Israel."

The Times of Israel mengutip sumber-sumber pertahanan yang mengatakan Israel telah menyediakan senapan serbu Kalashnikov kepada anggota faksi Abu Shabab, termasuk beberapa senjata yang disita dari Hamas.

Sejak Israel melonggarkan blokade bantuan ke Gaza, puluhan truk pengangkut makanan telah memasuki wilayah tersebut setiap hari, melintasi Kerem Shalom dan bergerak menuju Rafah, tempat Abu Shabab telah mendirikan serangkaian pos pemeriksaan.

Seorang pejabat diplomatik mengatakan kepada CNN bahwa Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF), organisasi baru yang didukung AS yang ditugaskan oleh Israel untuk mendistribusikan pasokan di wilayah tersebut, telah melakukan kontak dengan Abu Shabab, "baik secara langsung maupun tidak langsung".

Ketika ditanya apakah ia memiliki kerja sama dengan GHF, yang mendistribusikan makanan di tiga lokasi di Rafah, Abu Shabab menolak berkomentar.

Dihubungi oleh The Guardian, juru bicara GHF mengatakan: “Kami menyediakan keamanan kami sendiri dan tidak memiliki keamanan lokal. Truk-truk kami tidak pernah dilindungi oleh Abu Shabab atau siapa pun.”

Tanpa memberikan bukti apa pun yang mendukung klaimnya, Abu Shabab – yang tanggapannya tampak kontradiktif dan seringkali dirusak oleh pernyataan sebelumnya atau bukti yang dapat diverifikasi – menyalahkan Hamas atas penjarahan truk-truk yang membawa makanan ke Gaza.

“Kami tidak mengambil apa pun dari truk-truk bantuan,” kata Abu Shabab, yang tidak menanggapi panggilan telepon atau pesan teks tetapi berkorespondensi melalui alamat email yang diberikan kepada media berita internasional dan dikonfirmasi oleh rekan-rekannya. “Bantuan dicuri di wilayah yang dikuasai Hamas.”

Namun, dalam sebuah wawancara pada November 2024 dengan New York Times, Abu Shabab mengakui bahwa anak buahnya telah menyerbu setengah lusin truk bantuan sejak awal perang. “Kami mengambil truk untuk makan, bukan untuk berjualan,” katanya kepada surat kabar tersebut, sambil mengatakan bahwa ia sedang memberi makan keluarganya.

3. Selalu Jadi Target Utama Hamas

Kelompok militan tersebut membunuh saudaranya tahun lalu dan telah mencoba membunuh Abu Shabab setidaknya dua kali.

“Perang tidak akan berakhir selama Hamas bersikeras pada posisinya,” kata Abu Shabab.

Pada hari Rabu, saluran berita Israel i24 melaporkan bahwa tentara Israel bentrok dengan anggota Hamas untuk melindungi Abu Shabab agar tidak terbunuh, yang mengakibatkan kematian di kedua belah pihak.

Meskipun Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, tidak menyebutkan nama Abu Shabab, ia telah mengakui telah “mengaktifkan” klan di Gaza yang menurutnya menentang Hamas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Bus Penuh Penumpang...
Bus Penuh Penumpang Ngebut Masuk Jurang, 40 Orang Tewas
Rekomendasi
Menteri LH Jumhur Hidayat...
Menteri LH Jumhur Hidayat Berharap Ada Moratorium Penebangan Hutan
Mengenali Kondisi Kulit...
Mengenali Kondisi Kulit Kini Bisa Dimulai dari Foto Selfie
Dinilai Tak Sesuai Budaya...
Dinilai Tak Sesuai Budaya Sunda, MUI Sesalkan Lagu 'Lalaki Langit' karya Bupati Purwakarta
Berita Terkini
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved