Hamas Klaim Bertanggung Jawab atas Pembunuhan Bos Geng Bersenjata Gaza Antek Israel

Jum'at, 05 Desember 2025 - 19:50 WIB
loading...
Hamas Klaim Bertanggung...
Yasser Abu Shabab; pemimpin geng bersenjata dukungan Israel. Foto/Quds Press
A A A
GAZA - Sumber yang dekat dengan Brigade al-Qassam, sayap militer Hamas, mengatakan pembunuhan Yasser Abu Shabab; pemimpin geng bersenjata dukungan Israel, pada hari Kamis (4/12/2025) dilakukan melalui penyergapan yang direncanakan dengan cermat di dalam kota Rafah di Jalur Gaza selatan.

Menurut sumber tersebut, operasi tersebut dilakukan seorang pemuda dari klan Abu Shabab yang berpura-pura ingin bergabung dengan kelompok bersenjata yang dipimpin Abu Shabab.

Ia kemudian melaksanakan rencana tersebut dengan tepat, membunuh pemimpin kelompok tersebut beserta beberapa rekannya.

Sumber tersebut menyatakan penyergapan tersebut benar-benar mengejutkan. Milisi dukungan Israel di Rafah dilaporkan memperkirakan serangan apa pun oleh Brigade Qassam akan datang dari atas tanah, kemungkinan oleh unit elit, yang akan mendorong mereka berlindung di dekat tank-tank Israel.

Namun, infiltrasi justru datang dari dalam kelompok itu sendiri, yang memungkinkan serangan tersebut berhasil.

Ia menambahkan ironinya adalah Abu Shabab baru-baru ini muncul dalam video yang menyatakan niatnya untuk melancarkan kampanye "membersihkan" Rafah, namun terbunuh beberapa hari kemudian bersama anak buahnya dalam apa yang digambarkan sumber tersebut sebagai "pembersihan kota yang sesungguhnya dari geng".

Sumber tersebut mengatakan operasi tersebut merupakan terobosan besar bagi perlawanan dan pukulan telak bagi aparat keamanan Israel, yang melemahkan rencana strategis untuk memaksakan kendali milisi yang didukung Israel atas sebagian wilayah Gaza.

Abu Shabab dilaporkan memimpin sekitar 100 pejuang yang dipersenjatai dan didukung Israel di Rafah timur, dengan tujuan membangun apa yang disebut "zona aman" untuk melayani kepentingan Israel dan melemahkan perlawanan.

Menurut sumber perlawanan, kelompok tersebut juga melakukan aktivitas terhadap warga Palestina, termasuk menggeledah rumah, membongkar alat peledak yang ditanam anggota perlawanan, membunuh para pejuang, dan menyita senjata, semuanya berkoordinasi dengan pendudukan Israel.

Abu Shabab sebelumnya muncul dalam video yang mengklaim kelompoknya menguasai wilayah-wilayah yang "dibebaskan dari Hamas" dan bekerja sama dengan Otoritas Palestina untuk mendistribusikan bantuan dan "melindungi warga sipil".

Berbagai laporan menunjukkan kelompok tersebut sebenarnya bertanggung jawab atas penjarahan bantuan kemanusiaan yang memasuki wilayah kantong yang terkepung tersebut.

Baca juga: Ganjal Mamdani, Wali Kota New York City Eric Adams Teken Perintah Larangan Boikot Israel
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Efisiensi, Malaysia...
Efisiensi, Malaysia Tambah WFH bagi PNS Jadi 2 Hari Setiap Pekan
Rekomendasi
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
Berita Terkini
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Infografis
Kapal Bantuan Gaza Dibom...
Kapal Bantuan Gaza Dibom Israel di Perairan Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved