Ganjal Mamdani, Wali Kota New York City Eric Adams Teken Perintah Larangan Boikot Israel

Jum'at, 05 Desember 2025 - 15:30 WIB
loading...
Ganjal Mamdani, Wali...
Wali Kota New York City Eric Adams berdoa di Tembok Barat di Yerusalem dalam kunjungan keduanya ke Israel sebagai wali kota. Foto/Kantor Wali Kota NYC
A A A
NEW YORK - Dengan sisa masa jabatan tiga pekan, wali kota New York City yang akan lengser, Eric Adams, menandatangani dua perintah eksekutif pada hari Rabu (3/12/2025) yang akan melarang boikot anti-Israel di ruang-ruang publik.

Aturan itu juga berpotensi mencegah protes di luar sinagoge, terlepas dari sifat acara yang diadakan di dalamnya.

Gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) yang dipimpin para pendukung Palestina, yang telah berusia dua dekade, telah lama menyerukan masyarakat sipil untuk menggunakan metode non-kekerasan guna meminta pertanggungjawaban Israel atas pendudukan militer ilegalnya atas tanah Palestina, praktik apartheid dengan menggunakan pos pemeriksaan dan segregasi, dan kini genosida di Gaza.

Setidaknya 38 negara bagian di AS telah memberlakukan undang-undang anti-BDS untuk mencegah siapa pun membuat kontrak dengan pemerintah negara bagian sambil menolak bekerja sama dengan perusahaan Israel, atau bahkan secara diam-diam mendorong boikot barang dan jasa Israel.

Negara Bagian New York sudah memiliki undang-undang anti-BDS. Dengan menandatangani satu naskah untuk New York City, Adams secara efektif telah memojokkan wali kota terpilih Zohran Mamdani, seorang pendukung setia BDS, untuk mendukung atau membatalkan naskah tersebut, yang keduanya kemungkinan akan memicu kemarahan.

New York City memiliki jumlah penduduk Yahudi terbesar di luar Israel, sekitar satu juta jiwa. Jumlah Muslim di kota itu hampir sama banyaknya, meskipun kemenangan Mamdani bergantung pada dukungan dari kaum progresif dari semua golongan.

"Perintah Eksekutif 60 menegaskan: BDS tidak memiliki tempat di kota kami. Gerakan ini bersifat antisemit dan diskriminatif dalam praktiknya. Kontrak dan dana pensiun di NYC harus melayani kepentingan publik. Diskriminasi adalah ilegal. Antisemitisme itu menjijikkan," tulis Adams di akun X-nya pada hari Rabu.

Dalam pernyataan, kantor wali kota mengatakan USD300 juta dari total investasi senilai USD300 miliar dalam sekuritas pasar global untuk pekerja dan pensiunan kota dialokasikan untuk obligasi dan aset Israel.

Terdapat lima sistem pensiun independen di New York City, dan 750.000 orang diuntungkan olehnya.

Keputusan investasi, menurut perintah eksekutif tersebut, harus didasarkan semata-mata pada upaya memajukan kepentingan finansial sistem pensiun dan bukan pada diskriminasi terhadap warga negara Israel.

Tidak ada negara asing lain yang terlindungi dari boikot AS.

"New York City tidak hanya memiliki ikatan yang kuat dengan Negara Israel karena komitmen kami untuk melindungi tanah air Yahudi, tetapi juga karena selalu menjadi investasi finansial yang baik, dan keputusan finansial kami harus terus mencerminkan kebenaran itu," ungkap Adams dalam pernyataan tertulis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wali Kota New York Ngotot...
Wali Kota New York Ngotot Ingin Tangkap PM Israel Netanyahu: 'Dia Penjahat Perang'
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Presiden Israel Ingin...
Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: Saya Menghormati Mohammed bin Salman
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
Soroti Laga Argentina...
Soroti Laga Argentina vs Mesir, Zohran Mamdani: The Pharaohs Dirampok
Iran Nyatakan Selat...
Iran Nyatakan Selat Hormuz Tetap Ditutup Sampai AS Penuhi Syarat Teheran
Dituduh Trump Campuri...
Dituduh Trump Campuri Pilpres AS 2020, Ini Jawaban Keras China
Rekomendasi
Mana Lebih Baik untuk...
Mana Lebih Baik untuk Jantung, Kardio atau Angkat Beban? Ini Kata Dokter
Pengendara RX King Nyelonong...
Pengendara RX King Nyelonong Masuk Tol Jagorawi Tanpa Helm, Endingnya Ditilang
Sekjen PKS: Pemilih...
Sekjen PKS: Pemilih Muda Jadi Kunci, Kader Harus Siap Menangkan Pemilu 2029
Berita Terkini
The Wall Street Journal...
The Wall Street Journal Ungkap Kemampuan Rudal Iran Lebih Unggul Dibandingkan Pertahanan Udara AS
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap Psikologi Presiden Trump Lebih Penting Dibandingkan Biaya Politik
Khawatir Asia Timur...
Khawatir Asia Timur Jadi Medan Perang, Menhan Jepang: Senjata Nuklir Tak Bisa Dihindari
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Mengapa Yordania Jadi...
Mengapa Yordania Jadi Bulan-bulanan Serangan Iran, Termasuk Tewaskan 2 Tentara AS?
Infografis
10 Kota Israel Dihuni...
10 Kota Israel Dihuni Banyak Umat Islam, Ada yang 99% Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved