Trump Hina Para Imigran Somalia dengan Sebutan Sampah
Rabu, 03 Desember 2025 - 11:26 WIB
loading...
A
A
A
"Perlu saya catat, bukan hanya warga Somalia. Minnesota adalah negara bagian yang murah hati. Minnesota adalah negara bagian yang makmur, negara bagian yang dikelola dengan baik," ujar Walz kepada NBC News pada hari Minggu.
"Kami memiliki peringkat obligasi AAA. Tapi itu menarik para penjahat. Orang-orang itu akan dipenjara. Kami melakukan semua yang kami bisa. Tapi menjelek-jelekkan seluruh komunitas hanya karena tindakan segelintir orang, itu tindakan yang malas," tambahnya.
Minnesota menampung komunitas Somalia terbesar di AS, dan juga merupakan rumah bagi Anggota Kongres Ilhan Omar, seorang imigran Muslim kulit hitam berhijab yang pertama kali memenangkan kursinya pada tahun 2018, dalam gelombang pemungutan suara liberal di pertengahan pemerintahan Trump yang pertama.
Negara bagian ini juga baru-baru ini menjadi sorotan nasional karena harapan yang disematkan oleh Partai Sosialis Demokrat kepada apa yang disebut "Mamdani Minnesota", Omar Fateh, seorang senator negara bagian keturunan Somalia-Amerika yang mencalonkan diri sebagai wali kota Minneapolis. Ia kalah bulan lalu.
"Ratusan ribu pengungsi dari Somalia sepenuhnya mengambil alih Negara Bagian Minnesota yang dulunya hebat," tulis Trump di platform TruthSocial-nya pekan lalu.
Trump mengatakan, "Tim Walz tidak melakukan apa pun, entah karena rasa takut, ketidakmampuan, atau keduanya."
Presiden memiliki sejarah panjang dalam mengincar negara bagian yang dipimpin Partai Demokrat, yang juga menampung kelompok imigran dalam jumlah besar.
"Orang Somalia merampok negara bagian itu miliaran dolar, dan mereka tidak berkontribusi apa pun. Ketergantungan kesejahteraannya sekitar 88 persen. Mereka tidak berkontribusi apa pun," ujar presiden dalam rapat kabinetnya.
"Kami memiliki peringkat obligasi AAA. Tapi itu menarik para penjahat. Orang-orang itu akan dipenjara. Kami melakukan semua yang kami bisa. Tapi menjelek-jelekkan seluruh komunitas hanya karena tindakan segelintir orang, itu tindakan yang malas," tambahnya.
Minnesota menampung komunitas Somalia terbesar di AS, dan juga merupakan rumah bagi Anggota Kongres Ilhan Omar, seorang imigran Muslim kulit hitam berhijab yang pertama kali memenangkan kursinya pada tahun 2018, dalam gelombang pemungutan suara liberal di pertengahan pemerintahan Trump yang pertama.
Negara bagian ini juga baru-baru ini menjadi sorotan nasional karena harapan yang disematkan oleh Partai Sosialis Demokrat kepada apa yang disebut "Mamdani Minnesota", Omar Fateh, seorang senator negara bagian keturunan Somalia-Amerika yang mencalonkan diri sebagai wali kota Minneapolis. Ia kalah bulan lalu.
"Ratusan ribu pengungsi dari Somalia sepenuhnya mengambil alih Negara Bagian Minnesota yang dulunya hebat," tulis Trump di platform TruthSocial-nya pekan lalu.
Trump mengatakan, "Tim Walz tidak melakukan apa pun, entah karena rasa takut, ketidakmampuan, atau keduanya."
Presiden memiliki sejarah panjang dalam mengincar negara bagian yang dipimpin Partai Demokrat, yang juga menampung kelompok imigran dalam jumlah besar.
"Orang Somalia merampok negara bagian itu miliaran dolar, dan mereka tidak berkontribusi apa pun. Ketergantungan kesejahteraannya sekitar 88 persen. Mereka tidak berkontribusi apa pun," ujar presiden dalam rapat kabinetnya.
Lihat Juga :