Paus Leo XIV Tegaskan Negara Palestina Satu-satunya Solusi

Selasa, 02 Desember 2025 - 15:41 WIB
loading...
Paus Leo XIV Tegaskan...
Pemimpin Vatikan Paus Leo XIV mendarat di Bandara Internasional Rafik Hariri setelah kunjungannya ke Turki pada 30 November 2025 di Beirut, Lebanon. Foto/Houssam Shbaro/Anadolu Agency
A A A
BEIRUT - Paus Leo XIV menegaskan resolusi dua negara adalah satu-satunya pilihan yang dapat menjamin keadilan bagi warga Israel dan Palestina. Dia menyampaikan pernyataan tersebut saat terbang dari Turki ke Lebanon pada hari Minggu untuk perjalanan kedua dari lawatan internasional pertamanya sebagai Paus.

Vatikan secara resmi mengakui negara Palestina pada tahun 2015, dan Takhta Suci telah berulang kali mendukung solusi dua negara.

Namun, komentarnya dalam penerbangan tersebut menandai seruannya yang paling kuat untuk pengakuan internasional resmi di tengah perang di Gaza.

“Kita semua tahu Israel tidak menerima solusi itu saat ini, tetapi kami menganggapnya sebagai satu-satunya solusi,” ujar Leo kepada para wartawan.

“Kami juga sahabat Israel,” tambahnya, seraya mengatakan bahwa Vatikan akan terus bertindak sebagai “suara mediasi” untuk membantu bergerak menuju “solusi yang berkeadilan bagi semua.”

Ketika ditanya tentang pembicaraan pribadinya dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Ankara dan apakah mereka telah membahas konflik di Gaza dan Ukraina, Leo membenarkan mereka telah membahasnya, dengan mengatakan Turki memiliki "peran penting" dalam mengakhiri kedua konflik tersebut.

Mengenai negosiasi antara Rusia dan Ukraina, “Presiden Turki sangat membantu mempertemukan kedua pihak," ungkap Paus.

"Sayangnya kami masih belum melihat solusi, tetapi hari ini ada proposal konkret untuk perdamaian, dan kami berharap Presiden Erdogan, dengan hubungannya yang erat dengan presiden Ukraina, Rusia, dan Amerika Serikat, dapat membantu dengan cara ini untuk mendorong dialog, gencatan senjata, dan untuk melihat bagaimana menyelesaikan konflik ini, perang di Ukraina ini," ujar Paus.

Mengenai Gaza, Leo menegaskan kembali dukungan Takhta Suci yang telah lama ada untuk solusi dua negara.

Pembentukan negara Palestina telah lama dipandang secara internasional sebagai satu-satunya cara untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung puluhan tahun.

Awal bulan ini, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan penentangan negaranya terhadap negara Palestina "tidak berubah sedikit pun" dan tidak terancam oleh tekanan eksternal maupun internal. "Saya tidak butuh penegasan, cuitan, atau ceramah dari siapa pun," ujarnya.

Gencatan senjata 10 Oktober yang ditengahi AS menyerukan penarikan mundur Israel dan pembebasan 20 sandera Israel dengan imbalan sekitar 2.000 tahanan Palestina.

Namun, serangan Israel terus berlanjut dan aliran bantuan melambat, sehingga kondisi menjadi buruk, menurut badan-badan PBB dan mediator regional.

Baca juga: Netanyahu Minta Ampunan kepada Presiden Israel atas Kasus Korupsinya
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Pulau Antartika Australia...
Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!
Rekomendasi
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
Kepulangan Haji Capai...
Kepulangan Haji Capai 55 Persen, Kemenhaj Puji Kedisiplinan Jemaah Haji Indonesia
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Berita Terkini
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved