Buntut Pembunuhan, Trump Terapkan Larangan Imigrasi Total untuk Negara Dunia Ketiga

Sabtu, 29 November 2025 - 12:38 WIB
loading...
Buntut Pembunuhan, Trump...
Presiden AS Donald Trump. Foto/anadolu
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meningkatkan tindakan keras imigrasinya pada hari Kamis dengan mengumumkan penghentian permanen migrasi ke AS dari semua "negara Dunia Ketiga".

"Saya akan menghentikan sementara migrasi secara permanen dari semua Negara Dunia Ketiga agar sistem AS dapat pulih sepenuhnya, menghentikan semua jutaan penerimaan ilegal Biden, termasuk yang ditandatangani oleh Autopen milik Sleepy Joe Biden, dan mendeportasi siapa pun yang bukan merupakan aset bersih bagi Amerika Serikat, atau yang tidak mampu mencintai Negara kita," ungkap Trump dalam unggahan di Truth Social.

Ketika ditanya Middle East Eye negara mana yang dimaksud Trump, Departemen Keamanan Dalam Negeri AS merujuk MEE pada proklamasi 4 Juni 2025 yang berjudul, "Membatasi masuknya warga negara asing untuk melindungi Amerika Serikat dari teroris asing dan ancaman keamanan nasional serta keselamatan publik lainnya."

Daftar negara tersebut meliputi Afghanistan; Myanmar; Chad; Republik Kongo; Guinea Khatulistiwa; Eritrea; Haiti; Iran; Libya; Somalia; Sudan; Yaman; Burundi; Kuba; Laos; Sierra Leone; Togo; Turkmenistan; dan Venezuela.

Trump juga mengumumkan penghapusan semua tunjangan dan subsidi federal bagi warga negara asing di AS, denaturalisasi migran yang "merusak ketenangan dalam negeri", dan deportasi "setiap Warga Negara Asing yang merupakan beban publik, risiko keamanan, atau tidak sesuai dengan Peradaban Barat".

Komentar presiden ini menyusul penembakan dua anggota Garda Nasional pada hari Rabu di Washington, DC, di Farragut Square di pusat kota DC, tidak jauh dari Gedung Putih.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komandan CENTCOM Klaim...
Komandan CENTCOM Klaim Serangan AS di sekitar Hormuz Tidak Efektif, kecuali Perang Besar-besaran
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Festival Makanan AS, 3 Orang Tewas, 4 Luka
Kolombia Gempar, Wanita...
Kolombia Gempar, Wanita Hamil 8 Bulan Dibunuh dan Si Bayi Diculik dari Rahimnya
Awalnya Merevisi, AS...
Awalnya Merevisi, AS Umumkan 18 Tentara Tewas dan 624 Lainnya Luka dalam Perang Melawan Iran
Ini Rudal Kheibar Shekan...
Ini Rudal Kheibar Shekan Iran yang Obrak-abrik Pangkalan AS: Misil Murah tapi Lebih Akurat
Jenderal Iran: Negara-negara...
Jenderal Iran: Negara-negara di Seluruh Dunia yang Bantu AS Akan Jadi Target Sah
Musk Peringatkan Bahaya...
Musk Peringatkan Bahaya Utang AS, Pajak Miliarder Tak Akan Cukup Hapus Defisit
Kebakaran Hutan Dahsyat...
Kebakaran Hutan Dahsyat Menyebar di Prancis, Lebih dari 10.000 Orang Dievakuasi
Nah, Diam-Diam Bahrain...
Nah, Diam-Diam Bahrain dan Kuwait Ikut Serang Iran
Rekomendasi
Amanda Manopo Bongkar...
Amanda Manopo Bongkar Reaksi Tak Terduga Kenny Austin saat Persalinan
Mahasiswa Komunikasi...
Mahasiswa Komunikasi MNC University Raih Juara Harapan 2 Peksimida DKI Jakarta 2026
Situasi Terkini Klinik...
Situasi Terkini Klinik Mordent, Tempat Sutrimo Tewas Mengenaskan, Masih Dipasang Garis Polisi
Berita Terkini
Komandan CENTCOM Klaim...
Komandan CENTCOM Klaim Serangan AS di sekitar Hormuz Tidak Efektif, kecuali Perang Besar-besaran
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Festival Makanan AS, 3 Orang Tewas, 4 Luka
Kolombia Gempar, Wanita...
Kolombia Gempar, Wanita Hamil 8 Bulan Dibunuh dan Si Bayi Diculik dari Rahimnya
Indonesia Cs Serukan...
Indonesia Cs Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Bodoh dan Tolol!
Awalnya Merevisi, AS...
Awalnya Merevisi, AS Umumkan 18 Tentara Tewas dan 624 Lainnya Luka dalam Perang Melawan Iran
Ini Rudal Kheibar Shekan...
Ini Rudal Kheibar Shekan Iran yang Obrak-abrik Pangkalan AS: Misil Murah tapi Lebih Akurat
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved