9 Bulan Ditahan, Remaja AS Mohammed Ibrahim Dibebaskan dari Penjara Israel

Jum'at, 28 November 2025 - 20:28 WIB
loading...
A A A
Ayahnya, Zaher Ibrahim, dan kerabat lainnya mengatakan kepada Al Jazeera awal tahun ini bahwa Mohammed ditutup matanya dan dipukuli saat penggerebekan di rumah keluarganya pada bulan Februari.

Otoritas Israel tidak mengizinkannya menghubungi keluarganya selama di penjara, dan ia juga tidak memiliki hak kunjungan.

Satu-satunya informasi terbaru yang diterima orang-orang terkasihnya adalah melalui pejabat AS, yang diberi akses kepada Mohammed.

Selama masa penahanannya, anggota keluarganya memohon kepada pemerintahan Presiden AS Donald Trump untuk mendorong pembebasannya — atau setidaknya memastikan ia memiliki akses ke makanan dan layanan kesehatan yang memadai.

"Tentara Israel tidak berhak mengambil Mohammed dari kami sejak awal," tegas Kadur dalam pernyataan hari Kamis.

Dia menjelaskan, "Selama lebih dari 9 bulan, keluarga kami telah menjalani mimpi buruk yang mengerikan dan tak berujung, terutama ibu dan ayah Mohammed, yang tidak dapat melihat atau menyentuh anak bungsu mereka selama hampir setahun, sementara mereka tahu bahwa tentara Israel memukulinya dan membuatnya kelaparan."

Kampanye tekanan untuk membebaskan Mohammed semakin intensif selama beberapa minggu terakhir di tengah laporan bahwa kesehatannya memburuk.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Koalisi Militer Islam...
Koalisi Militer Islam Gandeng PBB Latih Palestina dan Chad Perangi Pendanaan Terorisme
Houthi Peringatkan Kapal-Kapal...
Houthi Peringatkan Kapal-Kapal Tak Bongkar Muat di Pelabuhan Saudi atau Ditembak
Rekomendasi
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
Berita Terkini
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved