9 Bulan Ditahan, Remaja AS Mohammed Ibrahim Dibebaskan dari Penjara Israel

Jum'at, 28 November 2025 - 20:28 WIB
loading...
9 Bulan Ditahan, Remaja...
Remaja Palestina-AS Mohammed Ibrahim ditahan Israel. Foto/Mohmmed Ibrahims family
A A A
TEPI BARAT - Pihak berwenang Israel membebaskan remaja Palestina-Amerika Mohammed Ibrahim setelah lebih dari sembilan bulan ditahan. Penahanan itu dilakukan Israel dalam kasus yang menurut para advokat mencerminkan pelanggaran Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki.

Pembebasan Mohammed pada hari Kamis (27/11/2025) terjadi setelah kampanye tekanan selama berbulan-bulan dari anggota parlemen Amerika Serikat dan kelompok-kelompok hak sipil.

Remaja asal Florida tersebut berusia 15 tahun pada bulan Februari ketika ia ditangkap dan dibawa dari rumah keluarganya di kota al-Mazraa ash-Sharqiya, dekat Ramallah.

Ia berusia 16 tahun saat ditahan di penjara Israel, di mana ia mengalami penurunan berat badan drastis dan terkena infeksi kulit.

“Tak ada kata yang dapat menggambarkan kelegaan luar biasa yang kami rasakan sebagai sebuah keluarga saat ini, karena Mohammed berada dalam pelukan orang tuanya,” ujar paman Mohammed, Zeyad Kadur.

“Kami tidak percaya Mohammed bebas sampai orang tuanya memeluknya dan merasa aman,” papar dia.

Mohammed ditangkap atas tuduhan melempar batu ke arah pemukim Israel, yang dibantahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Prabowo dan Menlu Turkiye...
Prabowo dan Menlu Turkiye Bertemu di Hambalang, Bahas Isu Palestina hingga Timur Tengah
Adik Kim Jong Un: Program...
Adik Kim Jong Un: Program Nuklir Korea Utara Tak Bisa Dinegosiasikan!
Rekomendasi
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Berita Terkini
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved