Kebakaran Horor Renggut 44 Nyawa, Mengapa Hong Kong Masih Andalkan Perancah Bambu untuk Proyek Bangunan?

Kamis, 27 November 2025 - 10:56 WIB
loading...
Kebakaran Horor Renggut...
Kebakaran mengerikan melanda kompleks apartemen di Hong Kong, 44 orang tewas, dan ratusan lainnya hilang. Foto/via Bloomberg
A A A
HONG KONG - Setidaknya 44 orang tewas dan lebih dari 270 orang hilang setelah kebakaranmengerikan melanda sebuah kompleks apartemen di distrik Tai Po, Hong Kong, pada Rabu. Api, yang telah menyapu beberapa menara tinggi, masih berkobar.

Penyebab pasti kebakaran, yang terjadi tepat sebelum pukul 15.00 waktu setempat pada hari Rabu, masih belum diketahui. Kepolisian Hong Kong, seperti dikutip Reuters, Kamis (27/11/2025), telah menangkap tiga eksekutif perusahaan konstruksi atas dugaan pembunuhan.

Blok apartemen tersebut memiliki 31 lantai. Dibuka pada tahun 1983, saat kebakaran terjadi, bangunan-bangunan tersebut sedang direnovasi, dan ditutupi perancah bambu serta jaring pelindung hijau.

Baca Juga: Kebakaran Dahsyat Melanda 7 Gedung Tinggi Hong Kong, 44 Orang Tewas, China Berduka

Perancah bambu telah menjadi ciri khas kota ini selama berabad-abad. Tetapi mengapa? Jawabannya adalah sebagian sejarah, sebagian rekayasa, dan sebagian ekonomi.

Namun, tragedi kebakaran ini telah mempertajam fokus pada keselamatan kebakaran, serta kapan dan di mana bambu harus digunakan.

Tanaman yang Tumbuh Cepat


Bambu adalah tanaman yang tumbuh cepat dengan batang berongga seperti tabung. Tabung-tabung tersebut memberikan rasio kekuatan dan berat yang tinggi. Tiang cukup ringan untuk menopang tangga, namun cukup kuat, jika ditopang dan diikat dengan benar, untuk menopang platform dan pekerja.

Para pekerja mengikat tiang-tiang menjadi satu dalam jaringan yang rapat dan mengikatnya kembali ke bangunan dengan braket dan jangkar. Jika dirancang dengan baik, perancah bambu dapat menahan angin dan beban kerja.

Departemen Bangunan dan Departemen Tenaga Kerja Hong Kong menerbitkan panduan yang jelas tentang desain dan konstruksi perancah bambu.

Perancah bambu juga digunakan di beberapa wilayah daratan China, India, dan di seluruh Asia Tenggara serta Amerika Selatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Tok! Senat AS Sahkan...
Tok! Senat AS Sahkan Resolusi Hentikan Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Hadis-Hadis tentang...
Hadis-Hadis tentang Hari Asyura, dari Amalan hingga Keutamaannya
Rupiah Jeblok Lagi,...
Rupiah Jeblok Lagi, Dolar AS Makin Dekati Level Rp18.000
SNA Dorong Inovasi Ahli...
SNA Dorong Inovasi Ahli Gizi untuk Indonesia Sehat
Berita Terkini
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved