Penembak 2 Tentara Garda Nasional AS di Dekat Gedung Putih Bernama Rahmanullah

Kamis, 27 November 2025 - 08:11 WIB
loading...
A A A
Presiden Trump diberi informasi tentang penembakan tersebut tak lama setelah kejadian, tetapi belum berbicara secara terbuka tentang penembakan tersebut.

Dia berkomentar di Truth Social, "Binatang yang menembak dua anggota Garda Nasional, yang keduanya terluka parah, dan sekarang dirawat di dua rumah sakit terpisah, juga terluka parah, tetapi terlepas dari itu, akan membayar harga yang sangat mahal. Tuhan memberkati Garda Nasional kita yang agung, dan seluruh militer dan penegak hukum kita. Mereka sungguh orang-orang hebat. Saya, sebagai Presiden Amerika Serikat, dan semua orang yang terkait dengan Kantor Kepresidenan, bersama Anda!"

Gubernur West Virginia Patrick Morrisey awalnya menulis di X: "Dengan penuh duka yang mendalam, kami dapat mengonfirmasi bahwa kedua anggota Garda Nasional West Virginia yang ditembak hari ini di Washington DC telah meninggal dunia akibat luka-luka mereka. Warga West Virginia yang pemberani ini gugur dalam pengabdian mereka kepada negara."

Namun, pernyataan itu dicabut dengan menyatakan pihak menerima laporan yang saling bertentangan terkait kondisi kedua tentara.

Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem menulis di X: "Mari bergabung dengan saya dalam mendoakan dua anggota Garda Nasional yang baru saja ditembak beberapa saat yang lalu di Washington DC. @DHSgov sedang bekerja sama dengan penegak hukum setempat untuk mengumpulkan lebih banyak informasi."

Direktur FBI Kash Patel juga menulis di X: "FBI terlibat dan membantu penyelidikan di Washington DC setelah anggota Garda Nasional ditembak sore ini. Mohon doakan mereka dan kami akan memperbarui informasi lebih lanjut."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 2.300 Orang, Penyintas Krisis Makanan
Dikritik karena Terima...
Dikritik karena Terima Hadiah Pesawat Air Force One dari Qatar, Ini Jawaban Trump
Rekomendasi
Jadwal Formula 1 British...
Jadwal Formula 1 British Grand Prix 2026 di VISION+, Siap-Siap Nonton Duel Panas di Silverstone
Mengapa Akhlak Begitu...
Mengapa Akhlak Begitu Penting dalam Islam? Ini Penjelasan Lengkap Berdasarkan Hadis
Bikin Omzet Naik, Sandi...
Bikin Omzet Naik, Sandi Uno Sebut Inkubasi Berhasil Naikan Kelas UMKM
Berita Terkini
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
130 Orang Ditangkap...
130 Orang Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Para Pejabat Berbagai Kementerian
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved