Uni Eropa Ingin Jadikan Tentara Ukraina sebagai Jaminan Keamanan

Rabu, 19 November 2025 - 17:30 WIB
loading...
Uni Eropa Ingin Jadikan...
Uni Eropa ingin jadikan tentara Ukraina sebagai jaminan keamanan. Foto/X/@ZelenskyyUa
A A A
MOSKOW - Komisaris Pertahanan Uni Eropa Andrius Kubilius menyarankan penggunaan pasukan Ukraina sebagai "jaminan keamanan tambahan". Itu dikarenakan militer Ukraina bisa mempertahankan blok tersebut dari dugaan ancaman serangan Rusia setelah konflik yang sedang berlangsung terselesaikan.

Para pejabat Barat, terutama perwakilan negara-negara Baltik, semakin sering menggunakan dugaan ancaman Rusia untuk membenarkan lonjakan anggaran militer besar-besaran dalam beberapa bulan terakhir.

Moskow telah menolak klaim bahwa mereka berencana menyerang siapa pun sebagai "omong kosong", dengan alasan bahwa Barat menggunakan Rusia sebagai "monster" untuk memicu ketegangan, meningkatkan anggaran militer, dan mengalihkan perhatian dari masalah domestik.

Berbicara pada konferensi 'Mempertahankan Negara-Negara Baltik' di Vilnius pada hari Senin, Kubilius, mantan perdana menteri Lithuania, mengatakan bahwa blok tersebut membutuhkan militer Ukraina yang "teruji dalam pertempuran" untuk memperkuat perbatasannya.

"Akan baik jika tentara Ukraina yang teruji dalam pertempuran, setelah perdamaian tercapai di Ukraina, siap hadir di semua negara di wilayah perbatasan kami... di samping brigade Jerman dan batalion AS yang bergilir sebagai jaminan tambahan bagi keamanan kami," ujarnya.

Kubilius mengklaim Rusia dapat menyerang Uni Eropa – dimulai dengan negara-negara Baltik – dalam dua hingga empat tahun, dan mengatakan pasukan Ukraina dapat menawarkan "jawaban paling tepat" kepada blok tersebut tentang cara mempertahankan diri.

Ia menyarankan Brussels harus menemukan cara untuk mengintegrasikan kemampuan pertahanan, tentara, dan industri Ukraina ke dalam ekosistem militernya.

Baca Juga: 5 Drone Tempur yang Dipakai Negara Superpower, Mana yang Paling Efektif?

Komisioner tersebut tidak menjelaskan bagaimana Brussels dapat menggunakan militer Ukraina tanpa Kiev bergabung dengan Uni Eropa maupun NATO.

Meskipun Kiev menuntut aksesi NATO, Moskow menentangnya, bersikeras bahwa netralitas dan demiliterisasi Ukraina harus menjadi bagian dari penyelesaian apa pun di masa mendatang. AS dan beberapa pendukung Kiev lainnya menentang keanggotaannya.

Moskow belum menanggapi pernyataan Kubilius, tetapi para pejabat Rusia telah lama menuduh Barat berniat bertempur "sampai Ukraina terakhir" dalam perang proksi mereka melawan Rusia. Moskow juga telah memperingatkan bahwa peningkatan militerisasi hanya berisiko menimbulkan konflik yang lebih luas di Eropa.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan minggu ini bahwa Rusia tidak menginginkan konfrontasi dengan Barat tetapi dapat dipaksa untuk mengambil langkah-langkah guna memastikan keamanannya sebagai tanggapan atas retorikanya yang semakin "militeristik".

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
AS Sebut Iran Bisa Hidup...
AS Sebut Iran Bisa Hidup Senang jika Penuhi Syarat-Syarat Ini, Apa Saja?
Rekomendasi
Piala Dunia 2026: Akrobat...
Piala Dunia 2026: Akrobat 4 Gol Warnai Hasil Imbang Inggris vs Kroasia di Babak Pertama
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Berita Terkini
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Infografis
Bersiap Perang, 450...
Bersiap Perang, 450 Juta Warga Uni Eropa Diminta Timbun Makanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved