Profil Mark A Gabriel, Penceramah Murtad dan Pengkritik Islam yang Klaim Lulusan Al-Azhar

Senin, 17 November 2025 - 15:32 WIB
loading...
Profil Mark A Gabriel,...
Mark A Gabriel, pencermah asal Mesir yang murtad dan mengeklaim lulusan Universitas Al-Azhar. Dia telah mengkritik Islam setelah pindah ke AS. Foto/YouTube @MuslimTestimonyCom
A A A
WASHINGTON - Dalam peta perdebatan tentang Islam di Barat, sedikit tokoh yang menghadirkan kisah sekompleks Mark A Gabriel. Namanya menghentak publik karena menggabungkan tiga elemen sensasional sekaligus, yakni latar belakang pendidikan Islam tradisional, pengalaman konversi agama dari Islam ke Kristen atau murtad, dan serangkaian buku yang mengkritik ajaran Islam.

Dari panggung seminar-seminar gereja di Amerika Serikat hingga pustaka kelompok kontra-jihad, Gabriel tampil sebagai figur yang memikat sekaligus memecah opini.

Namun di balik narasi itu, terdapat rentetan klaim yang layak ditinjau ulang, termasuk pengakuannya sebagai penghafal Al-Qur'an saat masih kecil dan lulusan Universitas Al-Azhar di Kairo, Mesir.

Baca Juga: Cerita Taleb Abdumohsen Murtad sebelum Serang Pasar Natal Jerman

Profil Mark A Gabriel


Mark A Gabriel, yang tak pernah mengungkap nama tengahnya, lahir 30 Desember 1957 di Mesir dan juga besar di negara tersebut. Dia menyebutkan bahwa dia lahir dengan nama Mustafa, dan kemudian mengadopsi nama Mark A Gabriel setelah pindah agama ke Kristen dan sekarang menetap di Amerika Serikat (AS).

Mengutip dari situs webnya, dia menyatakan dirinya sebagai seorang cendekiawan sejak muda. Menurut pengakuannya, dia menyelesaikan hafalan Al-Qur'an pada 12 tahun.

Dia juga mengeklaim kuliah di Universitas Al-Azhar di Kairo, Mesir, dengan meraih gelar sarjana, magister, dan doktor dalam bidang sejarah dan budaya—serta pernah jadi dosen di kampus tersebut. Tak hanya itu, dia juga mengaku telah ceramah keliling dunia.

Dalam situs webnya, Mark memamerkan lima bukunya yang mengkritik ajaran Islam. Di antaranya buku "Islam and Terrorism" yang dia klaim kekerasan dan tujuannya diajarkan di Al-Qur'an. Kemudian buku "Islam and the Jews" yang dia klaim Al-Qur'an menjelaskan tentang orang Yahudi dan bagaimana radikalisme dipraktikkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Indonesia Perkuat Kerja...
Indonesia Perkuat Kerja Sama Sosial Ekonomi Perbatasan dengan Malaysia
Putri Bajrakitiyabha...
Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia, Thailand Umumkan Masa Berkabung Nasional
Rekomendasi
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Ahmad Sahroni Bentuk...
Ahmad Sahroni Bentuk ASC Padel, Rekrut Pelatih Spanyol untuk Cetak Atlet
Berita Terkini
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved