China Sudah Memiliki 3 Kapal Induk, Berikut 4 Konsekuensinya

Senin, 17 November 2025 - 14:43 WIB
loading...
China Sudah Memiliki...
China sudah memiliki tiga kapal induk. Foto/X/@OsintExperts
A A A
BEIJING - Militer China mengatakan angkatan lautnya yang berkembang pesat telah memasuki "era tiga kapal induk" menyusul peresmian kapal induk tercanggihnya, CNS Fujian.

"Transformasi dan pengembangan angkatan laut yang berkelanjutan menunjukkan keyakinannya dalam menjaga perdamaian dan merangkul dunia sebagai kekuatan besar," tulis People's Liberation Army Daily, surat kabar resmi militer China.

Newsweek telah menghubungi Kementerian Luar Negeri China untuk meminta komentar lebih lanjut melalui email.

China Sudah Memiliki 3 Kapal Induk, Berikut 4 Konsekuensinya

1. Mengembangkan Kapal Induk Bertenaga Nuklir

China sedang menjalani modernisasi militer di bawah Presiden Xi Jinping, yang berupaya menantang supremasi militer Amerika Serikat dengan tujuan menjadikan angkatan bersenjata Beijing "kelas dunia" pada tahun 2049. Hal ini menghasilkan pembangunan angkatan laut terbesar di dunia, dengan lebih dari 370 kapal, termasuk kapal induk CNS Liaoning, CNS Shandong, dan Fujian.

China memperluas jangkauan militernya ke luar Asia Timur melalui pengerahan angkatan laut, termasuk misi kapal induk ganda di Pasifik Barat awal tahun ini. Meskipun Angkatan Laut AS memiliki armada kapal induk terbesar di dunia dengan 11 kapal, citra satelit terbaru menunjukkan China kemungkinan sedang membangun kapal induk bertenaga nuklir pertamanya.

Baca Juga: Drone Siluman GJ-11 yang Dijuluki Naga Misterius Jadi Andalan Militer China

2. Dampak Melakukan Berbagai Lompatan

Surat kabar militer China mengatakan dalam sebuah artikel bahwa sebuah kapal induk mewakili "rasa aman, percaya diri, dan sumber motivasi" bagi rakyat China.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
BYD, Nio, CALB Terdaftar...
BYD, Nio, CALB Terdaftar dalam Daftar Perusahaan Militer China oleh Pentagon
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
Nah, AS Tiba-Tiba Cabut...
Nah, AS Tiba-Tiba Cabut Jatah Kuota Tiket untuk Suporter Iran di Piala Dunia
Rekomendasi
Muharram dan Lahirnya...
Muharram dan Lahirnya Kalender Hijriyah: Kisah di Balik Penanggalan Umat Islam
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Lampung, Resmikan RSUD dan Buka Munas HIPMI
Sering Melihat Ibu Berjalan...
Sering Melihat 'Ibu' Berjalan di Rumah, Keluarga Rimar Baru Sadar Ada yang Janggal
Berita Terkini
4 Fakta Serangan Iran...
4 Fakta Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved