Myanmar Bongkar Kompleks Penipuan Myawaddy, Jaringan China Diduga Terlibat

Senin, 17 November 2025 - 12:10 WIB
loading...
A A A
Laporan lain juga mengaitkan Chen dengan Huang Kunming, Sekretaris Partai Komunis China (CCP) di Provinsi Guangdong, serta figur penting dalam lingkaran dalam Presiden Xi Jinping. Dia juga dikaitkan dengan “faksi Fujian” di Zhongnanhai, tempat Chen disebut membantu pencucian uang bagi keluarga elite, termasuk keluarga Xi.

Keterhubungan ini menimbulkan pertanyaan apakah otoritas China hanya menutup mata atau justru turut berperan. Indikasi yang muncul mengarah pada kemungkinan kedua.

KK Park di Myawaddy menjadi pusat perhatian setelah sanksi AS diumumkan. Kompleks yang lama dikenal sebagai pusat kejahatan siber dan perdagangan manusia itu diserbu militer Myanmar dalam operasi besar-besaran, memaksa lebih dari 2.000 orang, kebanyakan warga negara China dan beberapa negara tetangga, melarikan diri ke Thailand.

Waktu operasi ini dinilai bukan kebetulan. Junta Myanmar, yang mendapat sorotan internasional, bergerak cepat membongkar jaringan tersebut.

Di Thailand, otoritas setempat juga menggagalkan upaya penyelundupan 60 perangkat Starlink yang diduga akan dipakai mendukung operasi penipuan di Myawaddy. Tindakan cepat ini menjadi kontras dengan pendekatan diplomatik China selama bertahun-tahun yang dianggap tidak efektif.

Respons China atas sanksi AS dan penindakan ini terbilang minim. Tidak ada kecaman kuat, tidak ada bantuan bagi warga negara China yang melarikan diri, dan tidak ada penegasan posisi resmi mengenai Chen Zhi. Sikap diam ini menimbulkan spekulasi baru.


"Bagian dari Masalah"


Selama ini, Beijing mempromosikan Belt and Road Initiative (BRI) sebagai upaya pembangunan kawasan. Namun di Kamboja dan Myanmar, sejumlah investasi yang terkait BRI kerap dikaitkan dengan aktivitas ilegal, termasuk kasino gelap hingga pusat penipuan daring. Prince Group menjadi salah satu contoh menonjol, dengan pendanaan besar, perlindungan politik, dan pengaruh ekonomi yang luas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
AS Tak Akan Usik Program...
AS Tak Akan Usik Program Rudal Balistik Iran dalam Perundingan
Rekomendasi
Tantri Kotak Diduga...
Tantri Kotak Diduga Jadi Korban Penipuan Rp10 Miliar, Arda Naff Angkat Bicara
Menkes Usul Penderita...
Menkes Usul Penderita TBC Dapat MBG, DPR: Wacana Tidak Masuk Akal
V+Short Hadirkan Microdrama...
V+Short Hadirkan Microdrama Full Throttle Family, Kisah Mantan Pembalap yang Kembali ke Dunia Lama
Berita Terkini
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved