Ingin Hidupkan Lagi Wisata Kota Dosa, Las Vegas Bakal Larang Penjahat Berkeliaran
Senin, 17 November 2025 - 10:14 WIB
loading...
Las Vegas, pusat keramaian yang dikenal sebagai Sin City atau Kota Dosa, akan melarang penjahat berkeliaran demi menghidupkan kembali pariwisata. Foto/New York Times
A
A
A
LAS VEGAS - Pariwisata di Las Vegas, Amerika Serikat (AS), terus menurun. Sekarang, pusat keramaian yang dikenal sebagai Sin City (Kota Dosa) itu berusaha keras untuk menghidupkan kembali pariwisata dengan mempertimbangkan pelarangan bagi pelaku kriminal atau penjahat berkeliaran.
Sebagai bagian dari upaya itu, para politisi setempat ingin menghidupkan kembali pengadilan khusus yang telah dibubarkan.
Menurut Otoritas Konvensi dan Pengunjung Las Vegas (LVCA), pariwisata Vegas terus menurun, dengan lebih dari 3 juta pengunjung pada bulan September, penurunan 8,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Baca Juga: Sodom, Kota Dosa Dihancurkan oleh Asteroid yang Lebih Kuat dari Bom Nuklir
Sebuah pengadilan khusus dibentuk pada tahun 2022 untuk menangani tindak kriminal seperti pencurian ringan, penyerangan, dan pelanggaran narkoba, dengan beragam hukuman termasuk pelarangan bagi pelaku kriminal muncul di Las Vegas Strip selama satu tahun.
Namun, Pengadilan Koridor Resor dibubarkan kurang dari dua tahun kemudian setelah para hakim menyuarakan kekhawatiran tentang legalitasnya.
Para pendukung pengadilan unik ini—terutama pemilik kasino dan resor—telah mendukung amandemen terhadap "paket kriminal" baru Gubernur Nevada Joe Lombardo, sebagaimana dilaporkan The Associated Press (AP), Senin (17/11/2025).
Menurut laporan AP, Pengadilan Koridor Resor adalah yang pertama dan satu-satunya dari jenisnya—sebuah entitas yang khusus menangani kejahatan di luar tempat wisata populer. Presiden Asosiasi Resor Nevada, Virginia Valentine, mengatakan kepada media tersebut bahwa langkah untuk menghidupkan kembali pengadilan tersebut diperlukan.
“Ini penting untuk keselamatan tamu dan karyawan kami di tempat kerja,” kata Valentine.
Serikat pekerja juga mendukung amandemen tersebut, menyerukan praktik keselamatan yang lebih baik.
Sekretaris-Bendahara Culinary Union Local 226, Ted Pappageorge, mengatakan kepada AP bahwa pengadilan akan membantu mencegah kejahatan dengan melindungi para pekerja.
Pappageorge menekankan pentingnya keselamatan pelanggan untuk menopang perekonomian lokal. Jika wisatawan tidak merasa aman dan malah pergi ke daerah lain, para pekerja akan kehilangan bisnis.
Fox News Digital, dalam laporannya, mengeklaim telah menghubungi Wali Kota Las Vegas, Shelley Berkley, tapi belum bisa berkomentar.
Meskipun tingkat kejahatan dengan kekerasan turun 3,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, pencurian di toko naik 12,6 persen dan penjambretan turun 17,9 persen, menurut Departemen Kepolisian Metropolitan Las Vegas.
Rick Harrison dari Gold & Silver Pawn Shop di Las Vegas baru-baru ini mengatakan kepada Fox News Digital bahwa, menurutnya, angka kejahatan di Las Vegas "tidak seimbang".
“Seluruh Clark County ada di sini, dan itulah jumlah penduduknya, tetapi terkadang jumlahnya hampir dua kali lipat, [mengingat] jumlah turis,” kata Harrison. Dia menambahkan tentang kepolisian, “Saya pikir Metro dan Las Vegas melakukan pekerjaan yang luar biasa baik.”
"Paket kriminal" dari Partai Republik Lombardo, yang disebut “Undang-Undang Jalan dan Lingkungan yang Aman", juga mengusulkan hukuman yang lebih berat bagi pelanggar berulang serta daftar panjang kejahatan, termasuk perampokan, kepemilikan pornografi anak, penyerangan dan pemukulan terhadap karyawan perhotelan, dan mengemudi di bawah pengaruh alkohol yang mengakibatkan kematian.
Undang-undang ini juga akan memperluas rincial tindak kriminal. Contohnya penguntitan yang akan mencakup penguntitan siber.
Sebagai bagian dari upaya itu, para politisi setempat ingin menghidupkan kembali pengadilan khusus yang telah dibubarkan.
Menurut Otoritas Konvensi dan Pengunjung Las Vegas (LVCA), pariwisata Vegas terus menurun, dengan lebih dari 3 juta pengunjung pada bulan September, penurunan 8,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Baca Juga: Sodom, Kota Dosa Dihancurkan oleh Asteroid yang Lebih Kuat dari Bom Nuklir
Sebuah pengadilan khusus dibentuk pada tahun 2022 untuk menangani tindak kriminal seperti pencurian ringan, penyerangan, dan pelanggaran narkoba, dengan beragam hukuman termasuk pelarangan bagi pelaku kriminal muncul di Las Vegas Strip selama satu tahun.
Namun, Pengadilan Koridor Resor dibubarkan kurang dari dua tahun kemudian setelah para hakim menyuarakan kekhawatiran tentang legalitasnya.
Para pendukung pengadilan unik ini—terutama pemilik kasino dan resor—telah mendukung amandemen terhadap "paket kriminal" baru Gubernur Nevada Joe Lombardo, sebagaimana dilaporkan The Associated Press (AP), Senin (17/11/2025).
Menurut laporan AP, Pengadilan Koridor Resor adalah yang pertama dan satu-satunya dari jenisnya—sebuah entitas yang khusus menangani kejahatan di luar tempat wisata populer. Presiden Asosiasi Resor Nevada, Virginia Valentine, mengatakan kepada media tersebut bahwa langkah untuk menghidupkan kembali pengadilan tersebut diperlukan.
“Ini penting untuk keselamatan tamu dan karyawan kami di tempat kerja,” kata Valentine.
Serikat pekerja juga mendukung amandemen tersebut, menyerukan praktik keselamatan yang lebih baik.
Sekretaris-Bendahara Culinary Union Local 226, Ted Pappageorge, mengatakan kepada AP bahwa pengadilan akan membantu mencegah kejahatan dengan melindungi para pekerja.
Pappageorge menekankan pentingnya keselamatan pelanggan untuk menopang perekonomian lokal. Jika wisatawan tidak merasa aman dan malah pergi ke daerah lain, para pekerja akan kehilangan bisnis.
Fox News Digital, dalam laporannya, mengeklaim telah menghubungi Wali Kota Las Vegas, Shelley Berkley, tapi belum bisa berkomentar.
Meskipun tingkat kejahatan dengan kekerasan turun 3,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, pencurian di toko naik 12,6 persen dan penjambretan turun 17,9 persen, menurut Departemen Kepolisian Metropolitan Las Vegas.
Rick Harrison dari Gold & Silver Pawn Shop di Las Vegas baru-baru ini mengatakan kepada Fox News Digital bahwa, menurutnya, angka kejahatan di Las Vegas "tidak seimbang".
“Seluruh Clark County ada di sini, dan itulah jumlah penduduknya, tetapi terkadang jumlahnya hampir dua kali lipat, [mengingat] jumlah turis,” kata Harrison. Dia menambahkan tentang kepolisian, “Saya pikir Metro dan Las Vegas melakukan pekerjaan yang luar biasa baik.”
"Paket kriminal" dari Partai Republik Lombardo, yang disebut “Undang-Undang Jalan dan Lingkungan yang Aman", juga mengusulkan hukuman yang lebih berat bagi pelanggar berulang serta daftar panjang kejahatan, termasuk perampokan, kepemilikan pornografi anak, penyerangan dan pemukulan terhadap karyawan perhotelan, dan mengemudi di bawah pengaruh alkohol yang mengakibatkan kematian.
Undang-undang ini juga akan memperluas rincial tindak kriminal. Contohnya penguntitan yang akan mencakup penguntitan siber.
(mas)
Lihat Juga :