NATO Bisa Lumpuhkan Jet-jet Tempur Rusia Tanpa Senjata Canggih, Ini Caranya
Selasa, 11 November 2025 - 08:49 WIB
loading...
A
A
A
Amerika Serikat, Inggris, dan Uni Eropa telah menjatuhkan berbagai paket sanksi kepada Rusia terkait perang di Ukraina.
Presiden AS Donald Trump, yang tampaknya frustrasi dengan lambatnya kemajuan perundingan damai Ukraina, menjatuhkan sanksi kepada dua perusahaan minyak terbesar Rusia bulan lalu ketika Uni Eropa meluncurkan paket sanksi ke-19. Trump juga telah mengenakan tarif tambahan kepada India karena pembelian minyak Rusia.
Ukraina kemungkinan akan mengincar fasilitas militer Rusia yang vital untuk menopang manufaktur kedirgantaraan sebagai bagian dari kampanye serangannya terhadap aset-aset Rusia yang bernilai tinggi, menurut para analis RUSI. "Hal ini akan menghadirkan peluang bagi mitra internasional Ukraina untuk mengganggu kemampuan Rusia dalam memperoleh peralatan mesin pengganti," lanjut laporan RUSI.
Kyiv terus-menerus menargetkan berbagai jenis lokasi yang terkait dengan industri militer Moskow, mulai dari depot bahan bakar hingga kilang yang mendanai upaya perangnya, hingga pabrik kimia yang mengolah pasokan amunisi.
Negara-negara Barat juga dapat mendorong para pakar top Rusia untuk meninggalkan negara itu, yang akan menguras keahlian Rusia, menurut laporan RUSI. Meragukan keandalan jet-jet tempur tersebut pada akhirnya dapat menghancurkan penjualan yang seringkali bernilai ratusan juta—atau miliaran—dolar.
Presiden AS Donald Trump, yang tampaknya frustrasi dengan lambatnya kemajuan perundingan damai Ukraina, menjatuhkan sanksi kepada dua perusahaan minyak terbesar Rusia bulan lalu ketika Uni Eropa meluncurkan paket sanksi ke-19. Trump juga telah mengenakan tarif tambahan kepada India karena pembelian minyak Rusia.
Ukraina kemungkinan akan mengincar fasilitas militer Rusia yang vital untuk menopang manufaktur kedirgantaraan sebagai bagian dari kampanye serangannya terhadap aset-aset Rusia yang bernilai tinggi, menurut para analis RUSI. "Hal ini akan menghadirkan peluang bagi mitra internasional Ukraina untuk mengganggu kemampuan Rusia dalam memperoleh peralatan mesin pengganti," lanjut laporan RUSI.
Kyiv terus-menerus menargetkan berbagai jenis lokasi yang terkait dengan industri militer Moskow, mulai dari depot bahan bakar hingga kilang yang mendanai upaya perangnya, hingga pabrik kimia yang mengolah pasokan amunisi.
Negara-negara Barat juga dapat mendorong para pakar top Rusia untuk meninggalkan negara itu, yang akan menguras keahlian Rusia, menurut laporan RUSI. Meragukan keandalan jet-jet tempur tersebut pada akhirnya dapat menghancurkan penjualan yang seringkali bernilai ratusan juta—atau miliaran—dolar.
(mas)
Lihat Juga :