Meski Selalu Dikawal 2 Penjaga dan Memiliki Sel Terpisah, Sarkozy Sebut Kehidupan di Penjara seperti Mimpi Buruk

Senin, 10 November 2025 - 21:45 WIB
loading...
A A A
Sarkozy adalah pemimpin Prancis pertama yang dipenjara sejak Philippe Petain, kepala negara kolaborator Nazi, yang dipenjara setelah Perang Dunia II.

Akun media sosialnya minggu lalu mengunggah video tumpukan surat, kartu pos, dan paket yang katanya telah dikirimkan kepadanya, beberapa di antaranya berisi kolase, cokelat batangan, atau buku.

Pada hari ia masuk penjara, kerumunan besar menyanyikan lagu kebangsaan di luar rumahnya dan mendesaknya untuk "segera kembali."

Sarkozy telah menghadapi serangkaian masalah hukum sejak kalah dalam pemilihan ulangnya pada tahun 2012, dan telah dihukum dalam dua kasus lainnya.

Dalam salah satu kasus, ia menjalani hukuman karena korupsi—karena berusaha mendapatkan bantuan dari hakim—dalam tahanan rumah sambil mengenakan penanda pergelangan kaki elektronik, yang dilepas setelah beberapa bulan.

Dalam kasus lain, Mahkamah Agung Prancis akhir bulan ini akan memutuskan tuduhan pendanaan kampanye ilegal pada tahun 2012.

Dalam apa yang disebut "kasus Libya", jaksa penuntut mengatakan para ajudannya, yang bertindak atas nama Sarkozy, membuat kesepakatan dengan Gaddafi pada tahun 2005 untuk mendanai secara ilegal upayanya memenangkan pemilihan presiden.

Penyelidik yakin bahwa sebagai imbalannya, Gaddafi dijanjikan bantuan untuk memulihkan citra internasionalnya setelah Tripoli disalahkan atas pengeboman pesawat di atas Lockerbie, Skotlandia, pada tahun 1988, dan pengeboman lainnya di atas Niger pada tahun 1989, yang menewaskan ratusan penumpang.

Pengadilan memutuskan Sarkozy bersalah atas konspirasi kriminal atas rencana tersebut. Namun, pengadilan tidak menyimpulkan bahwa ia menerima atau menggunakan dana tersebut untuk kampanyenya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Suporter Maroko Mengamuk...
Suporter Maroko Mengamuk di London usai Timnya Dikalahkan Prancis 2-0
Prancis Kerahkan Kapal...
Prancis Kerahkan Kapal Pemburu Ranjau di Selat Hormuz
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Tak Pakai Rompi Tahanan,...
Tak Pakai Rompi Tahanan, Febrie Adriansyah Diduga Pegang Kartu As Tawar Proses Hukum
Menlu Indonesia dan...
Menlu Indonesia dan 7 Negara Islam Kecam Tindakan Provokatif Israel di Masjid Al-Aqsa
Perang Berpotensi Meluas,...
Perang Berpotensi Meluas, Inggris Siap-Siap Hadapi Serangan Iran
Rekomendasi
Pemotongan Dana Bagi...
Pemotongan Dana Bagi Hasil, Anggaran Renovasi 22 Sekolah di Jakarta Dipangkas
Tak Pakai Rompi Tahanan,...
Tak Pakai Rompi Tahanan, Febrie Adriansyah Diduga Pegang Kartu As Tawar Proses Hukum
Perindo Perkuat Pemahaman...
Perindo Perkuat Pemahaman dan Kapasitas Anggota DPRD lewat Bimtek Nasional 2026, Dorong Ekonomi Kerakyatan
Berita Terkini
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Infografis
Selalu Dibahas Pecinta...
Selalu Dibahas Pecinta Bola, Ini Mitos dan Kutukan di Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved