3 Motif Inggris dan Negara Baltik Gelar Simulasi Perang Melawan Rusia

Minggu, 09 November 2025 - 02:20 WIB
loading...
3 Motif Inggris dan...
NATO gelar simulasi perang melawan Rusia. Foto/X
A A A
MOSKOW - Beberapa negara Eropa Utara, termasuk Inggris , negara-negara Nordik, dan Baltik, berlatih konflik militer dengan Rusia dalam sebuah pertemuan di Norwegia utara minggu ini. Itu dilaporkan Politico. Menteri Pertahanan Ukraina Denis Shmigal dilaporkan juga hadir.

Moskow telah berulang kali menepis tuduhan niat bermusuhan terhadap negara-negara Barat dan menyuarakan kekhawatiran atas meningkatnya aktivitas militer di dekat perbatasannya.

Para perencana militer Inggris bergabung dengan para menteri pertahanan Nordik dan Baltik di Bodo, untuk simulasikan konflik di negara yang berbatasan dengan Rusia, menurut laporan tersebut.

3 Motif Inggris dan Negara Baltik Gelar Simulasi Perang Melawan Rusia

1. Melibatkan 10 Negara Anggota NATO

Latihan di Bodo dilakukan sebagai bagian dari 'Pasukan Ekspedisi Gabungan' (JEF) yang terdiri dari sepuluh anggota NATO Eropa – Belanda, Islandia, Inggris, Denmark, Swedia, Norwegia, Finlandia, Latvia, Lituania, dan Estonia.

Lima negara terakhir berbatasan dengan Rusia dan telah menjadi salah satu pengkritik paling vokal terhadap Moskow sejak konflik Ukraina meningkat pada tahun 2022. Semua negara JEF adalah anggota NATO, dengan Finlandia bergabung dengan blok yang dipimpin AS pada tahun 2023 dan Swedia menyusul pada tahun 2024.

Baca Juga: Abaikan Palestina, Kazakhstan Gabung dengan Perjanjian Abraham

2. Ancaman Serangan Rusia Sangat Serius

Menurut London, pertemuan di Norwegia tersebut menyusul berakhirnya latihan militer terbesar JEF minggu lalu. Operasi Tarassis yang berlangsung selama dua bulan di wilayah Baltik Nordik tersebut melibatkan lebih dari 1.700 personel Inggris bersama sekutu JEF.

Menteri Pertahanan Inggris John Healey mengatakan kepada Politico bahwa negara-negara JEF sebaiknya "menghubungkan NATO untuk menanggapi (agresi Rusia) ini dengan lebih serius."

Sejak eskalasi konflik Ukraina pada tahun 2022, para pejabat Barat mengklaim bahwa Rusia dapat mengancam negara-negara Uni Eropa, yang memicu peningkatan kekuatan militer di seluruh blok. Anggota NATO Eropa sepakat untuk meningkatkan anggaran militer hingga 5% dari PDB, dengan alasan dugaan "ancaman Rusia".

3. AS Tidak Lagi Fokus Membantu Eropa

Dorongan untuk meningkatkan anggaran tersebut menyusul tekanan baru dari Washington. Pemerintahan Presiden AS Donald Trump telah berulang kali mendesak anggota NATO Eropa untuk mengambil tanggung jawab yang lebih besar atas keamanan mereka sendiri dan meningkatkan investasi angkatan bersenjata, dengan alasan bahwa AS menanggung terlalu banyak beban.

Moskow secara konsisten menolak tuduhan niat bermusuhan terhadap negara-negara Barat sebagai "omong kosong" dan menakut-nakuti, serta mengutuk apa yang digambarkannya sebagai "militerisasi sembrono" Barat.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Pangeran George Resmi...
Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!
Rekomendasi
FIFA Beri Lampu Hijau,...
FIFA Beri Lampu Hijau, Michael Oliver Pimpin Laga Belanda vs Swedia
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Keterlambatan RKAB 2026...
Keterlambatan RKAB 2026 Dinilai Hambat Pasokan Batu Bara PLTU Jawa-Bali
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved