AS Klaim Rencana Iran Bunuh Duta Besar Israel di Meksiko Berhasil Digagalkan
Sabtu, 08 November 2025 - 16:08 WIB
loading...
Rencana Iran membunuh duta besar Israel untuk Meksiko Einat Kranz Neiger berhasil digagalkan. Foto/X/@nmas
A
A
A
WASHINGTON - Korps Garda Revolusi Islam Iran berencana membunuh duta besar Israel untuk Meksiko Einat Kranz Neiger mulai akhir tahun lalu. Namun, pejabat AS mengklaim upaya tersebut berhasil digagalkan dan tidak ada ancaman saat ini.
Pejabat tersebut, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan bahwa rencana pembunuhan terhadap duta besar, Einat Kranz Neiger, telah aktif hingga paruh pertama tahun ini.
"Rencana itu telah terkendali dan tidak menimbulkan ancaman saat ini," kata pejabat itu kepada Reuters.
"Ini hanyalah yang terbaru dalam sejarah panjang penargetan mematikan global Iran terhadap diplomat, jurnalis, pembangkang, dan siapa pun yang tidak sependapat dengan mereka, sesuatu yang seharusnya sangat mengkhawatirkan setiap negara di mana terdapat kehadiran Iran."
BacaJuga: AS Ketar-ketir ketika Kapal Induk Generasi Terbaru China Mulai Beroperasi, Berikut 5 Kehebatannya
Pejabat itu menolak menjelaskan bagaimana rencana itu digagalkan atau memberikan detail lebih lanjut tentang operasi tersebut.
Amerika Serikat dan sekutunya telah sering menuduh bahwa Iran dan proksinya telah berusaha melancarkan serangan kekerasan terhadap lawan-lawan Teheran.
Badan keamanan di Inggris dan Swedia memperingatkan tahun lalu bahwa Teheran menggunakan proksi kriminal untuk melakukan serangan kekerasan di negara-negara tersebut, dengan London mengatakan telah menggagalkan 20 rencana yang terkait dengan Iran sejak 2022.
Dua belas negara lain telah mengutuk apa yang mereka sebut sebagai lonjakan rencana pembunuhan, penculikan, dan pelecehan oleh badan intelijen Iran.
Kepala intelijen domestik Inggris, Direktur Jenderal MI5 Ken McCallum, mengatakan bulan lalu bahwa Iran "dengan panik" berusaha membungkam para pengkritiknya di seluruh dunia, dan mengutip bagaimana Australia telah mengungkap keterlibatan Iran dalam plot antisemitisme, sementara otoritas Belanda telah mengungkap upaya pembunuhan yang gagal.
Israel telah lama menjadi target Iran, terutama setelah Israel terlibat dalam perang udara dengan Iran yang melibatkan pesawat pengebom AS yang menyerang situs nuklir Iran pada bulan Juni.
Pejabat tersebut, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan bahwa rencana pembunuhan terhadap duta besar, Einat Kranz Neiger, telah aktif hingga paruh pertama tahun ini.
"Rencana itu telah terkendali dan tidak menimbulkan ancaman saat ini," kata pejabat itu kepada Reuters.
"Ini hanyalah yang terbaru dalam sejarah panjang penargetan mematikan global Iran terhadap diplomat, jurnalis, pembangkang, dan siapa pun yang tidak sependapat dengan mereka, sesuatu yang seharusnya sangat mengkhawatirkan setiap negara di mana terdapat kehadiran Iran."
BacaJuga: AS Ketar-ketir ketika Kapal Induk Generasi Terbaru China Mulai Beroperasi, Berikut 5 Kehebatannya
Pejabat itu menolak menjelaskan bagaimana rencana itu digagalkan atau memberikan detail lebih lanjut tentang operasi tersebut.
Amerika Serikat dan sekutunya telah sering menuduh bahwa Iran dan proksinya telah berusaha melancarkan serangan kekerasan terhadap lawan-lawan Teheran.
Badan keamanan di Inggris dan Swedia memperingatkan tahun lalu bahwa Teheran menggunakan proksi kriminal untuk melakukan serangan kekerasan di negara-negara tersebut, dengan London mengatakan telah menggagalkan 20 rencana yang terkait dengan Iran sejak 2022.
Dua belas negara lain telah mengutuk apa yang mereka sebut sebagai lonjakan rencana pembunuhan, penculikan, dan pelecehan oleh badan intelijen Iran.
Kepala intelijen domestik Inggris, Direktur Jenderal MI5 Ken McCallum, mengatakan bulan lalu bahwa Iran "dengan panik" berusaha membungkam para pengkritiknya di seluruh dunia, dan mengutip bagaimana Australia telah mengungkap keterlibatan Iran dalam plot antisemitisme, sementara otoritas Belanda telah mengungkap upaya pembunuhan yang gagal.
Israel telah lama menjadi target Iran, terutama setelah Israel terlibat dalam perang udara dengan Iran yang melibatkan pesawat pengebom AS yang menyerang situs nuklir Iran pada bulan Juni.
(ahm)
Lihat Juga :