Dari Minyak hingga AI, Bagaimana Arab Saudi Menggantungkan Masa Depannya pada Revolusi Teknologi?

Selasa, 04 November 2025 - 10:30 WIB
loading...
Dari Minyak hingga AI,...
Arab Saudi akan menggantungkan masa depannya pada revolusi teknologi. Foto/X
A A A
RIYADH - Arab Saudi ingin memanfaatkan cadangan energinya yang melimpah untuk menjadi pusat regional AI (kecerdasan buatan). Riyadh telah berupaya mendiversifikasi ekonominya melalui rencana Visi 2030, tetapi harga minyak yang rendah dan lambatnya peluncuran mega proyeknya berarti ambisinya yang tinggi kemungkinan akan dikurangi.

Sebaliknya, Arab Saudi ingin memanfaatkan cadangan energinya yang besar untuk membangun pusat data raksasa di kerajaan tersebut, bertepatan dengan peluncuran wahana investasi teknologi Humain baru-baru ini, yang berharap menjadikan Riyadh salah satu inovator AI terbesar di dunia.

Dari Minyak hingga AI, Bagaimana Arab Saudi Menggantungkan Masa Depannya pada Revolusi Teknologi?

1. Didukung Infrastruktur Energi

Sementara banyak negara ingin memasuki pasar AI, Arab Saudi memiliki keunggulan infrastruktur energi yang mapan dan harga minyak yang murah, yang berarti kerajaan tersebut mungkin dapat mengoperasikan pusat data dengan biaya yang lebih murah daripada pesaing.

“Kami memiliki keunggulan di Arab Saudi,” ujar Tareq Amin, CEO Humain, kepada CNN.

“Lihatlah jaringan energi negara ini yang luar biasa yang tidak memerlukan perusahaan seperti Humain untuk membangun gardu induk dan daya untuk menyalurkannya ke pusat data. Itu berarti saya telah menghemat waktu selama 18 bulan.”

Meskipun masih pendatang baru di industri ini, Amin bertujuan menjadikan Arab Saudi pasar AI terbesar ketiga di dunia, setelah AS dan China.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Serangan Pembalasan...
Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas
Rekomendasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Berita Terkini
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Infografis
Ketum PSSI dari Masa...
Ketum PSSI dari Masa ke Masa, mulai Soeratin hingga Erick Thohir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved