Inggris Pasok Lebih Banyak Rudal Storm Shadow ke Ukraina untuk Serang Balik Rusia

Selasa, 04 November 2025 - 09:15 WIB
loading...
Inggris Pasok Lebih...
Inggris dilaporkan memasok lebih banyak rudal Storm Shadow ke Ukraina untuk serang balik wilayah Rusia. Foto/X/Sébastien Lecornu
A A A
KYIV - Inggris dilaporkan telah memasok Ukraina dengan lebih banyak rudal jarak jauh Storm Shadow. Tujuannya untuk membantu Kyiv menyerang balik wilayah Rusia jauh lebih dalam.

London pertama kali mengumumkan pengiriman senjata yang memiliki jangkauan lebih dari 250 kilometer tersebut ke Kyiv pada Mei 2023.

Mengutip laporan Bloomberg, Selasa (4/11/2025), pengiriman tambahan rudal Storm Shadow yang tidak disebutkan jumlahnya itu dimaksudkan untuk membantu Ukraina mempertahankan kampanye serangan jarak jauhnya terhadap Rusia selama bulan-bulan musim dingin mendatang. Laporan itu mengutip sumber Barat yang tidak disebutkan namanya.

Baca Juga: Negara NATO Ancam Hapus Moskow dari Peta, Begini Respons Rusia

Dalam pertemuan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte bulan lalu, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengatakan, "London mempercepat program Inggris kami untuk menyediakan lebih dari 5.000 rudal ringan kepada Ukraina dalam upaya untuk memberikan tekanan militer kepada Presiden Rusia Vladimir Putin."

Juga pada Oktober, Kyiv mengeklaim telah menggunakan rudal Storm Shadow, di antara senjata-senjata lainnya, untuk menyerang fasilitas industri jauh di dalam wilayah Rusia. Serangan itu menyusul ancaman Zelensky sebelumnya, yang dilontarkan pada akhir Agustus, untuk melancarkan serangan mendalam baru terhadap Rusia.

Pada bulan April, The Times, mengutip perwira militer Ukraina dan Inggris secara anonim, melaporkan bahwa pasukan Inggris diam-diam dikirim untuk memasang rudal-rudal tersebut pada pesawat Ukraina dan mengajari pasukan Kyiv cara menggunakannya.

Berbicara di Future Forum-2050 di Moskow Juni lalu, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menegaskan bahwa Ukraina tidak akan berdaya tanpa Inggris, dan menambahkan bahwa London 100% terlibat dalam konflik tersebut.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Maria Zakharova menyatakan pada bulan Maret bahwa perintah untuk serangan terhadap infrastruktur pipa minyak Sudzha berasal dari London.

Ukraina telah berulang kali melancarkan serangan jarak jauh ke dalam wilayah Rusia, yang seringkali menghantam wilayah sipil dan infrastruktur penting.

Pada Januari, beberapa rudal Storm Shadow, bersama dengan rudal ATACMS buatan Amerika Serikat, merusak puluhan rumah pribadi di Wilayah Bryansk, Rusia.

Moskow menggambarkan perangnya melawan Ukraina sebagai perang proksi yang dilancarkan Barat terhadap Rusia. Para pejabat Rusia telah menunjukkan bahwa sistem rudal canggih seperti Storm Shadow tidak dapat dikerahkan secara efektif oleh pasukan Kyiv tanpa keterlibatan langsung personel militer Barat.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Nah, Trump Tiba-Tiba...
Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik
Rekomendasi
Diperiksa Kejagung 9...
Diperiksa Kejagung 9 Jam Lebih, Sony Sonjaya Bungkam
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Efisiensi Anggaran,...
Efisiensi Anggaran, BGN Hentikan Sementara MBG saat Libur Sekolah 22 Juni-13 Juli 2026
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved