Israel Tangkap Jenderalnya yang Bocorkan Video Penyiksaan Tahanan Palestina
Selasa, 04 November 2025 - 07:31 WIB
loading...
A
A
A
Pada hari Senin (3/11/2025), Channel 12 melaporkan bahwa polisi menduga Tomer-Yerushalmi tidak berniat bunuh diri dan dia justru berpura-pura menghilang untuk menyingkirkan ponselnya, yang mungkin berisi informasi yang membahayakan.
Beberapa media Israel melaporkan bahwa dia meninggalkan sepucuk surat yang dapat diartikan sebagai catatan bunuh diri.
Pada Jumat lalu, militer Israel mengumumkan bahwa Tomer-Yerushalmi telah mengundurkan diri dari jabatannya sambil menunggu penyelidikan atas rekaman yang bocor yang diambil di pangkalan militer Sde Teiman di Israel selatan tahun lalu.
Kasus ini bermula pada Agustus 2024 ketika Channel 12 Israel menyiarkan rekaman dari Sde Teiman, yang telah digunakan untuk menahan warga Palestina yang diculik selama perang di Gaza.
Rekaman kamera pengawas pada saat itu menunjukkan bahwa tentara telah melakukan tindakan terlarang, tanpa menunjukkannya secara eksplisit, karena tampaknya terjadi di belakang pasukan yang memegang perisai.
Video tersebut dimuat oleh beberapa media, dan kasus ini memicu kemarahan dan protes dunia internasional terhadap Israel.
Militer Israel mengatakan pada bulan Februari bahwa mereka telah mengajukan tuntutan terhadap lima tentara cadangan yang terkait dengan penganiayaan di Sde Teiman.
Beberapa media Israel melaporkan bahwa dia meninggalkan sepucuk surat yang dapat diartikan sebagai catatan bunuh diri.
Pada Jumat lalu, militer Israel mengumumkan bahwa Tomer-Yerushalmi telah mengundurkan diri dari jabatannya sambil menunggu penyelidikan atas rekaman yang bocor yang diambil di pangkalan militer Sde Teiman di Israel selatan tahun lalu.
Kasus ini bermula pada Agustus 2024 ketika Channel 12 Israel menyiarkan rekaman dari Sde Teiman, yang telah digunakan untuk menahan warga Palestina yang diculik selama perang di Gaza.
Rekaman kamera pengawas pada saat itu menunjukkan bahwa tentara telah melakukan tindakan terlarang, tanpa menunjukkannya secara eksplisit, karena tampaknya terjadi di belakang pasukan yang memegang perisai.
Video tersebut dimuat oleh beberapa media, dan kasus ini memicu kemarahan dan protes dunia internasional terhadap Israel.
Militer Israel mengatakan pada bulan Februari bahwa mereka telah mengajukan tuntutan terhadap lima tentara cadangan yang terkait dengan penganiayaan di Sde Teiman.
Lihat Juga :