RSF Bantai 300 Perempuan dalam 2 Hari Pertama setelah Memasuki El-Fasher

Senin, 03 November 2025 - 08:57 WIB
loading...
A A A
Pada hari Rabu, pemimpin RSF Mohamed Hamdan Dagalo (Hemedti) mengakui bahwa pelanggaran telah dilakukan pasukannya di El-Fasher, mengeklaim bahwa komite investigasi telah dibentuk.

Sejak 15 April 2023, tentara militer Sudan dan RSF telah terkunci dalam perang saudara yang gagal diakhiri oleh mediasi regional dan internasional.

Konflik tersebut telah menewaskan 20.000 korban dan menyebabkan lebih dari 15 juta orang mengungsi sebagai pengungsi dan pengungsi internal, menurut laporan PBB dan kelompok HAM lokal.

Perdana Menteri (PM) Sudan Kamil Idris telah menyerukan agar kekejaman yang dilakukan di kota El-Fasher diadili di pengadilan internasional.

Namun, dalam wawancara dengan surat kabar Blick Swiss yang terbit pada hari Minggu, dia menolak gagasan pengerahan pasukan asing ke negaranya, yang telah dilanda perang saudara sejak April 2023.

"Komunitas internasional belum berbuat banyak," kata Idris.

"Kita membutuhkan tindakan, bukan hanya kata-kata. Setiap kejahatan harus dituntut di pengadilan– termasuk di tingkat internasional," ujarnya.

Idris mendesak semua negara anggota PBB untuk mencap RSF "sebagai organisasi teroris dan memerangi mereka sebagai akibatnya."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
706 Paus dan Lumba-lumba...
706 Paus dan Lumba-lumba Dibantai, Laut Ini Berubah Jadi Perairan Darah
UEA Bayar Tentara Bayaran...
UEA Bayar Tentara Bayaran Kolombia untuk Membantu Militan Sudan Bunuh Warga Sipil
Putra Mahkota Arab Saudi...
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman Surati 'Sheikh Mata-mata' UEA soal Yaman dan Sudan
Laporan Investigasi:...
Laporan Investigasi: Tentara Bayaran Kolombia Gabung RSF dalam Perang Sudan, Digaji UEA
Sudan dan Palestina...
Sudan dan Palestina Jadi Negara Paling Rawan Konflik pada 2026, Apa Pemicunya?
Kaleidoskop 2025: 13...
Kaleidoskop 2025: 13 Negara yang Terlibat Perang, Salah Satunya Disebut Konflik Abadi
Terima Dubes Yassir...
Terima Dubes Yassir Mohamed, Baznas Perkuat Sinergi Bantuan Kemanusiaan untuk Sudan
Diduga Drone Laut Ukraina...
Diduga Drone Laut Ukraina Meledak di Pelabuhan Rumania
Elon Musk Selangkah...
Elon Musk Selangkah Lagi Jadi Triliuner Pertama di Dunia Lewat IPO SpaceX
Rekomendasi
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
Babak Pertama: Gol Ole...
Babak Pertama: Gol Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Ungguli Mozambik
Berita Terkini
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Infografis
2 Kapal Induk Inggris...
2 Kapal Induk Inggris selalu Tenggelam dalam Simulasi Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved