RSF Bantai 300 Perempuan dalam 2 Hari Pertama setelah Memasuki El-Fasher
Senin, 03 November 2025 - 08:57 WIB
loading...
A
A
A
Namun, PM Sudan tersebut mengatakan bahwa dia yakin bahwa misi penjaga perdamaian PBB tidak diinginkan di Sudan.
"Pasukan internasional akan merusak kedaulatan dan integritas wilayah Sudan. Itu ilegal, hanya akan menambah kebingungan, dan akan kontraproduktif," ujarnya.
"Tentara dan rakyat Sudan bertekad untuk menyelamatkan dan membebaskan El-Fasher," paparnya.
Merebut El-Fasher, memberi RSF kendali penuh atas kelima ibu kota negara bagian di Darfur, yang secara efektif memecah belah Sudan di sepanjang poros timur-barat.
Kelompok paramiliter tersebut telah membentuk pemerintahan tandingan yang dideklarasikan sendiri di Darfur, sementara tentara militer Sudan menguasai wilayah utara, timur, dan tengah.
Perang saudara telah menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya pemisahan kembali negara tersebut, yang telah menyaksikan Sudan Selatan mendeklarasikan kemerdekaannya pada tahun 2011.
"Pasukan internasional akan merusak kedaulatan dan integritas wilayah Sudan. Itu ilegal, hanya akan menambah kebingungan, dan akan kontraproduktif," ujarnya.
"Tentara dan rakyat Sudan bertekad untuk menyelamatkan dan membebaskan El-Fasher," paparnya.
Merebut El-Fasher, memberi RSF kendali penuh atas kelima ibu kota negara bagian di Darfur, yang secara efektif memecah belah Sudan di sepanjang poros timur-barat.
Kelompok paramiliter tersebut telah membentuk pemerintahan tandingan yang dideklarasikan sendiri di Darfur, sementara tentara militer Sudan menguasai wilayah utara, timur, dan tengah.
Perang saudara telah menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya pemisahan kembali negara tersebut, yang telah menyaksikan Sudan Selatan mendeklarasikan kemerdekaannya pada tahun 2011.
(mas)
Lihat Juga :