Israel Marah Patung Netanyahu Digantung di Crane Konstruksi Turki

Senin, 27 Oktober 2025 - 15:01 WIB
loading...
Israel Marah Patung...
Patung PM Israel Benjamin Netanyahu terlihat digantung di sebuah crane konstruksi di Turki dengan spanduk bertuliskan Hukuman mati untuk Netanyahu. Foto/X @IsraelMFA
A A A
ANKARA - Sebuah patung yang menyerupai Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu terlihat digantung di sebuah crane atau derek konstruksi di timur laut Turki. Pemandangan itu memicu kemarahan di Israel.

Menurut laporan media Turki, penggantungan patung Netanyahu itu terjadi di sebuah lokasi konstruksi di kota Trabzon, Laut Hitam, pada hari Sabtu.

Insiden tersebut dilaporkan diorganisir oleh Kemal Saglam, seorang profesor komunikasi visual di sebuah universitas setempat. Saglam mengatakan kepada media lokal bahwa tindakan tersebut bersifat simbolis dan dimaksudkan untuk menarik perhatian terhadap pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di Gaza.

Baca Juga: Netanyahu: Israel Tak Butuh Izin Negara Lain untuk Serang Gaza meski Sedang Gencatan Senjata

Gambar-gambar yang menjadi viral dan juga dipublikasikan oleh harian Turki, Yeni Safak, menunjukkan patung tersebut digantung di sebuah crane, dengan spanduk bertuliskan: "Hukuman mati untuk Netanyahu."

Kementerian Luar Negeri Israel, melalui akun X-nya, mengunggah video tersebut dengan menyatakan seorang akademisi Turki membuat patung tersebut dengan dukungan penuh dari sebuah perusahaan negara.

Kementerian itu mengecam penggantungan patung tersebut, dengan mengatakan, "Otoritas Turki tidak mengecam perilaku memalukan ini."

"Pihak berwenang Turki belum menyangkal perilaku tercela ini. Di Turki di bawah Erdoğan, kebencian dan antisemitisme tidak dikutuk. Melainkan dirayakan," tulis kementerian tersebut, Minggu (26/10/2025).

Para pejabat Turki belum mengeluarkan respons resmi.

Hubungan diplomatik antara Israel dan Turki telah tegang selama bertahun-tahun dan memburuk setelah serangan Hamas pada 7 Oktober 2023. Presiden Recep Tayyip Erdogan menuduh Netanyahu melakukan genosida di Gaza.

Turki telah aktif terlibat dalam gencatan senjata dan negosiasi pemulangan sadera Israel baru-baru ini, dengan beberapa laporan menunjukkan bahwa pengaruh Ankara atas Hamas membantu memfasilitasi pembebasan para sandera sebagai bagian dari rencana perdamaian 20 poin Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Erdogan mengatakan kepada wartawan pada hari Jumat bahwa AS harus berbuat lebih banyak untuk menekan Israel, termasuk sanksi dan larangan penjualan senjata, agar mematuhi komitmennya dalam rencana Trump.

Pada hari Minggu, Netanyahu mengatakan Israel akan memutuskan pasukan asing mana yang dapat berpartisipasi dalam misi internasional yang diusulkan di Gaza untuk membantu mengamankan gencatan senjata berdasarkan rencana Trump.

Pekan lalu, dia mengisyaratkan bahwa dia akan menentang peran apa pun bagi pasukan keamanan Turki di Gaza.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Tak Hanya Elon Musk,...
Tak Hanya Elon Musk, Kekayaan Pangeran Saudi Ikut Melonjak Berkat IPO SpaceX
Rekomendasi
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved