5 Bandara Tertinggi di Dunia, Ada yang Mencapai 4.411 Meter

Senin, 27 Oktober 2025 - 14:40 WIB
loading...
5 Bandara Tertinggi...
Bandara Daocheng Yading di China menjadi bandara tertinggi di dunia dengan elevasi 4.411 meter di atas permukaan laut. Foto/architizer
A A A
JAKARTA - Setidaknya, ada lima bandara tertinggi di dunia dan mayoritas berada di China. Dengan ketinggian ekstrem, bandara-bandara ini menghadirkan tantangan luar biasa, seperti udara yang lebih tipis, runway yang lebih panjang, serta persiapan pilot dan penumpang yang berbeda di banding bandara-bandara di dataran rendah.

Ketinggian bandara yang ekstrem juga memengaruhi performa pesawat, baik dari sisi aerodinamika, mesin, maupun operasional keselamatan.

Baca Juga: 7 Rudal Jelajah Terkuat di Dunia, Burevestnik Bertenaga Nuklir yang Paling Mengerikan

5 Bandara Tertinggi di Dunia

1. Bandara Daocheng Yading di China

Spesifikasi:
•Status: Domestik.
•IATA: DCY.
•Elevasi: 4.411 meter (14.472 kaki) di atas permukaan laut.
•Lokasi: Sangdui Township, Daocheng, Prefektur Otonom Garzê Tibetan, Provinsi Sichuan, China.
•Runway: Ketika dibuka tahun 2013, memiliki panjang sekitar 4.200 meter.

Bandara ini memegang rekor sebagai bandara sipil tertinggi di dunia. Ketinggian ekstremnya mengharuskan pemilihan pesawat, mesin, dan prosedur take-off/landing yang berbeda karena udara lebih tipis, mesin menghasilkan daya kurang, sehingga pesawat memerlukan runway lebih panjang dan kecepatan take-off lebih tinggi.

Selain itu, penumpang harus memperhitungkan potensi pengaruh ketinggian terhadap tubuh—misalnya mual dan pusing.

Teknologi dan rekayasa bandara di daerah tinggi seperti ini menunjukkan kemajuan China membangun infrastruktur di wilayah pegunungan.

2. Bandara Qamdo Bamda di China

Spesifikasi:
•Status: Domestik-militer.
•IATA: BPX.
•Elevasi: 4.334 meter di atas permukaan laut.
•Lokasi: Bamda (Bangda), Baxoi, Prefektur Changdu, Tibet, China.
•Runway: sekitar 4.500 meter untuk mengompensasi kondisi ketinggian.

Sebagai nomor dua dalam daftar ketinggian, Bandara Qamdo Bamda menunjukkan kombinasi tantangan teknis dan lingkungan ekstrem, yakni berada di dataran tinggi Tibet dengan kondisi cuaca sulit (angin kencang, suhu rendah, oksigen rendah).

Bandara ini penting untuk konektivitas wilayah terpencil, sekaligus menunjukkan betapa infrastrukturnya harus “diangkat”—bukan hanya secara fisik, tetapi juga dalam aspek operasional.

Meski bukan nomor satu, elevasi tinggi menjadikan bandara ini sangat menantang. Untuk pilot dan maskapai, ini artinya memerlukan prosedur khusus.

3. Bandara Kangding di China

Spesifikasi:
•Status: Domestik.
•IATA: KGT.
•Elevasi: 4.280 meter di atas permukaan laut.
•Lokasi: Kangding, Provinsi Sichuan, China.

Bandara ini masuk dalam lima besar tertinggi dunia. Meskipun data spesifik runway kurang semendetail dua bandara sebelumnya, elevasi di atas 4.200 meter sudah menunjukkan tingkat kesulitan ekstrem dalam konstruksi dan operasional.

4. Bandara Ngari Gunsa di China

Spesifikasi:
•Status: Domestik-militer (semi-internasional)
•IATA: NGQ.
•Elevasi: 4.274 meter di atas permukaan laut.
•Lokasi: Wilayah Ngari, Tibet, China.

Bandara ini juga berada di dataran tinggi ekstrem. Hal yang menarik, di wilayah Tibet bagian barat yang sangat terpencil, keberadaan bandara seperti ini berfungsi bukan hanya untuk warga sipil, tetapi juga untuk logistik wilayah dan konektivitas ke daratan utama China.

Bandara dengan elevasi lebih dari 4.000 meter berarti densitas udara sangat rendah, memengaruhi daya angkat pesawat, memperpanjang jarak take-off dan landing, dan meningkatkan beban mesin.

Selain itu, cuaca ekstrem, suhu rendah, angin kencang dan pemeliharaan infrastruktur menjadi tantangan besar.

5. Bandara Internasional El Alto International di Bolivia

Spesifikasi:
•Status: Internasional.
•IATA: LPB.
•Elevasi: 4.061 meter di atas permukaan laut.
•Lokasi: El Alto, dekat kota La Paz, Bolivia.

El Alto adalah bandara internasional paling tinggi di dunia yang melayani lalu-lintas penerbangan reguler internasional, serta komersial. Karena lokasi di dataran tinggi Andes, penumpang yang naik dari dataran rendah bisa mengalami efek fisik seperti sesak napas atau pusing karena perubahan tekanan dan oksigen.

Bagi maskapai, elevasi ini berarti tantangan operasional nyata, yakni take-off dengan bobot penuh lebih sulit, rute climb lebih panjang, dan cuaca serta angin sangat memengaruhi.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Fresh Graduate Merapat!...
Fresh Graduate Merapat! Magang Nasional Angkatan 2 2026 Segera Dibuka
Konser BTS Jakarta 2026...
Konser BTS Jakarta 2026 Jadi 3 Hari, Pramono Sebut Berdampak Besar bagi Ekonomi
Baterai Menyatu Rangka,...
Baterai Menyatu Rangka, Jok Jadi Kasur, Layar Dasbor 2.5K, Leapmotor B10 SUV China Rasa Eropa
Berita Terkini
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved