Profil Changpeng Zhao, Raja Kripto yang Diampuni Donald Trump

Senin, 27 Oktober 2025 - 13:20 WIB
loading...
Profil Changpeng Zhao,...
Changpeng Zhao, raja kripto dan pendiri Binance yang diampuni Presiden AS Donald Trump dalam kasus pelanggaran aturan anti-pencucian uang AS. Foto/South China Morning Post
A A A
JAKARTA - Dua dekade lalu, Changpeng Zhao hanyalah pegawai di restoran cepat saji McDonald’s di Vancouver, Kanada. Dia mencuci panci dan mengisi roti burger untuk menyambung hidup sebagai imigran muda asal Jiangsu, China.

Tak ada yang menyangka, programmer dari keluarga yang diasingkan semasa Revolusi Kebudayaan China itu kemudian menjadi “raja kripto” dunia—dan kemudian menjadi tahanan paling berpengaruh di dunia digital.

Namun pada April 2024, dia ditahan di penjara federal Amerika Serikat (AS) karena melanggar aturan anti-pencucian uang. Pada September 2024, dia dibebaskan dari tahanan dan kemudian mendapat ampunan dari Presiden Donald Trump pada Oktober 2025.

Keputusan Trump mengampuni Zhao menandai babak baru hubungan politik Amerika dengan dunia mata uang digital—dan menempatkan Zhao kembali di pusat perhatian global.

Baca Juga: Trump Ampuni Pendiri Binance yang Dihukum dalam Kasus Pencucian Uang di Bursa Kripto

Profil Changpeng dari Pegawai McDonald’s Jadi Raja Kripto


Changpeng Zhao atau CZ lahir di Jiangsu, China, pada 1977. Keluarganya pindah ke Kanada pada awal 1990-an setelah ayahnya, seorang profesor universitas, dikeluarkan dari kampus karena dianggap “pro-Barat”. Di Kanada, Zhao menempuh pendidikan ilmu komputer di McGill University, Montreal.

Sebelum mendirikan Binance, Zhao sempat bekerja di Tokyo Stock Exchange dan Bloomberg Tradebook, mengembangkan sistem perdagangan berkecepatan tinggi untuk saham dan derivatif. Keahliannya di bidang high-frequency trading inilah yang menjadi fondasi bagi algoritma Binance—menjadikannya salah satu bursa kripto tercepat di dunia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
Surat Netanyahu Ungkap...
Surat Netanyahu Ungkap Upaya Israel Ganti Bantuan AS dengan Integrasi Militer: Rencana Saya
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Lagi, Padahal Telah Setuju Gencatan Senjata yang Dimediasi AS
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Pangkalan AS di Kuwait Hancur usai Serangan Iran
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Netanyahu Perintahkan...
Netanyahu Perintahkan Militer Israel Serang Pinggiran Kota Beirut
Kuwait Tegaskan Tak...
Kuwait Tegaskan Tak Izinkan Negara Mana pun Gunakan Wilayahnya Serang Iran
Rekomendasi
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
Timnas Indonesia dan...
Timnas Indonesia dan Oman Tiba, Lautan Suporter Padati Stadion GBK
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Berita Terkini
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved