Anggota Parlemen Israel Desak Dunia Bertindak Cegah Genosida di Tepi Barat
Minggu, 26 Oktober 2025 - 11:29 WIB
loading...
A
A
A
Cassif mencatat ia dan Odeh diusir karena mereka mengangkat spanduk bertuliskan, “Akui Palestina.”
“Semua orang harus memahami, meskipun banyak orang di Israel menolaknya, bahwa satu-satunya solusi untuk konflik ini, satu-satunya cara untuk menghentikan pertumpahan darah, kehancuran, dan penderitaan bagi Palestina dan Israel, adalah dengan mengakui Palestina dan mendirikan negara Palestina yang nyata, merdeka, dan berdaulat di samping Israel. Itulah pesan kami,” tegas dia.
“Jangan lupa bahwa Trump sendiri terlibat dalam pengorbanan sandera Israel dan pembantaian warga Palestina. Ia mendukung pemerintah Israel Maret lalu ketika Israel melanggar perjanjian yang sudah ada di atas meja, yang sebenarnya bisa menyelamatkan ribuan nyawa warga Palestina, sandera, dan tentara. Kita harus ingat itu. Trump adalah bagian dari masalah. Ia bukan penyelamat,” tegas dia.
Cassif mengatakan pesan mereka juga menyangkut masa depan. “Negara Palestina dan akhiri pendudukan, itulah satu-satunya jalan ke depan. Ayman Odeh dan saya memegang plakat bertuliskan, 'Akui Palestina.' Itu saja. Kami tidak berteriak, tidak berbicara, tidak mengatakan apa pun — hanya plakat itu. Itu perlu, mengingat masa lalu dan masa depan,” ungkap dia.
Baca juga: Presiden Brasil: PBB telah Berhenti Berfungsi, Dewan Keamanan Gagal Hentikan Perang Besar
“Semua orang harus memahami, meskipun banyak orang di Israel menolaknya, bahwa satu-satunya solusi untuk konflik ini, satu-satunya cara untuk menghentikan pertumpahan darah, kehancuran, dan penderitaan bagi Palestina dan Israel, adalah dengan mengakui Palestina dan mendirikan negara Palestina yang nyata, merdeka, dan berdaulat di samping Israel. Itulah pesan kami,” tegas dia.
“Jangan lupa bahwa Trump sendiri terlibat dalam pengorbanan sandera Israel dan pembantaian warga Palestina. Ia mendukung pemerintah Israel Maret lalu ketika Israel melanggar perjanjian yang sudah ada di atas meja, yang sebenarnya bisa menyelamatkan ribuan nyawa warga Palestina, sandera, dan tentara. Kita harus ingat itu. Trump adalah bagian dari masalah. Ia bukan penyelamat,” tegas dia.
Cassif mengatakan pesan mereka juga menyangkut masa depan. “Negara Palestina dan akhiri pendudukan, itulah satu-satunya jalan ke depan. Ayman Odeh dan saya memegang plakat bertuliskan, 'Akui Palestina.' Itu saja. Kami tidak berteriak, tidak berbicara, tidak mengatakan apa pun — hanya plakat itu. Itu perlu, mengingat masa lalu dan masa depan,” ungkap dia.
Baca juga: Presiden Brasil: PBB telah Berhenti Berfungsi, Dewan Keamanan Gagal Hentikan Perang Besar
(sya)
Lihat Juga :