Presiden Brasil: PBB telah Berhenti Berfungsi, Dewan Keamanan Gagal Hentikan Perang Besar

Minggu, 26 Oktober 2025 - 06:14 WIB
loading...
Presiden Brasil: PBB...
Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva secara resmi disambut Perdana Menteri Anwar Ibrahim di Perdana Putra, Putrajaya, menjelang partisipasinya dalam KTT ASEAN ke-47 dan KTT-KTT terkait. Foto/Bernama
A A A
KUALA LUMPUR - Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva mengkritik Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Dia menuduh lembaga internasional itu tidak efektif dalam mencegah perang besar.

Berbicara dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim setelah pertemuan bilateral mereka di Kuala Lumpur, Lula mengatakan PBB telah "berhenti berfungsi" dan tidak ada lagi tata kelola global yang efektif.

Menurut dia, itu situasi yang, ia peringatkan, tidak dapat dilanjutkan, menurut harian Malaysia The Star.

"Saat ini, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa tidak berfungsi. Sama sekali tidak berfungsi," ujar dia, seraya menambahkan, "Setiap perang besar belakangan ini telah dimulai oleh negara-negara anggota Dewan tersebut, tanpa konsultasi, tanpa akuntabilitas."

Ia mempertanyakan bagaimana mereka bisa tetap diam sementara menyaksikan penderitaan berkepanjangan dan genosida terjadi di Gaza.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Malaysia Prediksi Gejolak...
Malaysia Prediksi Gejolak Harga Energi Berlanjut Dua Tahun ke Depan
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Prancis Terpanggang!...
Prancis Terpanggang! Korban Tewas Gelombang Panas Tembus 1.000 Orang, 85% Lansia
Rekomendasi
Histeria Ojol dan Kerentanan...
Histeria Ojol dan Kerentanan Ekstrem Pekerja 'Gig Economy'
Gol Jonathan Tah Dibatalkan,...
Gol Jonathan Tah Dibatalkan, VAR Rampas Mimpi Jerman?
Suasana Jelang Putusan...
Suasana Jelang Putusan Nadiem, Polisi Berjaga, Papan Dukungan, hingga Mitra Gojek Padati PN Tipikor
Berita Terkini
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Infografis
Empat Indikator Uni...
Empat Indikator Uni Eropa Bersiap untuk Perang Besar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved