Rusia Sangkal 2 Pesawat Militernya Terobos Wilayah Udara Negara NATO
Sabtu, 25 Oktober 2025 - 09:26 WIB
loading...
Rusia membantah klaim bahwa dua pesawat militernya memasuki wilayah udara negara NATO; Lithuania. Foto/Anna Zvereva/Wikipedia
A
A
A
MOSKOW - Kementerian Pertahanan Rusia membantah klaim bahwa dua pesawat militernya memasuki wilayah udara negara NATO; Lithuania, pada Kamis lalu. Negara-negara NATO dan Uni Eropa lainnya baru-baru ini mengajukan klaim serupa, yang juga dibantah oleh Moskow.
Presiden Lithuania Gitanas Nauseda menuduh sebuah jet tempur Su-30 dan pesawat angkut Il-78 Rusia terbang 700 meter ke wilayah udara negaranya.
Dua jet tempur Eurofighter Spanyol yang ditempatkan di negara itu, di bawah misi Kepolisian Udara Baltik NATO, dilaporkan diterbangkan sebagai respons.
Baca Juga: Jet Tempur Su-30 dan Il-78 Rusia Terobos Wilayah Udara Negara NATO
Dalam sebuah unggahan di X, Nauseda mengatakan,"Ini merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional dan integritas wilayah Lithuania, serta perilaku sembrono dan berbahaya."
“Kita harus bereaksi terhadap ini,” imbuh dia.
Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan bahwa pesawat-pesawatnya sedang melaksanakan misi latihan terjadwal di atas Wilayah Kaliningrad pada hari Kamis. "Tetapi tidak menyimpang dari rute mereka atau melanggar perbatasan negara lain," katanya.
"Hal ini dikonfirmasi oleh data kontrol objektif,” imbuh kementerian tersebut, seperti dikutip dari Russia Today, Sabtu (25/10/2025).
Respons Moskow muncul di tengah gelombang tuduhan serupa yang semakin meningkat oleh beberapa negara NATO dan Uni Eropa yang dalam beberapa pekan terakhir, yang mengeklaim bahwa pesawat atau pun drone Rusia telah memasuki wilayah udara mereka.
Kremlin telah menepis semua tuduhan tersebut sebagai tidak berdasar, dengan menunjukkan kurangnya bukti yang konsisten dalam semua kasus.
Awal bulan ini, Parlemen Eropa mengesahkan resolusi tidak mengikat yang mendesak negara-negara anggota Uni Eropa untuk menembak jatuh pesawat Rusia yang memasuki wilayah udara mereka. Para pejabat NATO juga telah membahas pelonggaran aturan keterlibatan dan persiapan untuk kemungkinan konfrontasi militer dengan Rusia.
Para pejabat Rusia telah memperingatkan bahwa setiap serangan terhadap pesawatnya akan dianggap sebagai tindakan perang, dan menyebut retorika yang meningkat tersebut sebagai bagian dari upaya untuk membenarkan peningkatan anggaran militer dan memicu histeria anti-Rusia di seluruh Eropa.
Moskow telah berulang kali menekankan bahwa mereka tidak memiliki rencana agresif terhadap NATO atau Uni Eropa, tetapi telah memperingatkan bahwa setiap agresi akan ditanggapi dengan "respons yang tegas".
Presiden Lithuania Gitanas Nauseda menuduh sebuah jet tempur Su-30 dan pesawat angkut Il-78 Rusia terbang 700 meter ke wilayah udara negaranya.
Dua jet tempur Eurofighter Spanyol yang ditempatkan di negara itu, di bawah misi Kepolisian Udara Baltik NATO, dilaporkan diterbangkan sebagai respons.
Baca Juga: Jet Tempur Su-30 dan Il-78 Rusia Terobos Wilayah Udara Negara NATO
Dalam sebuah unggahan di X, Nauseda mengatakan,"Ini merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional dan integritas wilayah Lithuania, serta perilaku sembrono dan berbahaya."
“Kita harus bereaksi terhadap ini,” imbuh dia.
Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan bahwa pesawat-pesawatnya sedang melaksanakan misi latihan terjadwal di atas Wilayah Kaliningrad pada hari Kamis. "Tetapi tidak menyimpang dari rute mereka atau melanggar perbatasan negara lain," katanya.
"Hal ini dikonfirmasi oleh data kontrol objektif,” imbuh kementerian tersebut, seperti dikutip dari Russia Today, Sabtu (25/10/2025).
Respons Moskow muncul di tengah gelombang tuduhan serupa yang semakin meningkat oleh beberapa negara NATO dan Uni Eropa yang dalam beberapa pekan terakhir, yang mengeklaim bahwa pesawat atau pun drone Rusia telah memasuki wilayah udara mereka.
Kremlin telah menepis semua tuduhan tersebut sebagai tidak berdasar, dengan menunjukkan kurangnya bukti yang konsisten dalam semua kasus.
Awal bulan ini, Parlemen Eropa mengesahkan resolusi tidak mengikat yang mendesak negara-negara anggota Uni Eropa untuk menembak jatuh pesawat Rusia yang memasuki wilayah udara mereka. Para pejabat NATO juga telah membahas pelonggaran aturan keterlibatan dan persiapan untuk kemungkinan konfrontasi militer dengan Rusia.
Para pejabat Rusia telah memperingatkan bahwa setiap serangan terhadap pesawatnya akan dianggap sebagai tindakan perang, dan menyebut retorika yang meningkat tersebut sebagai bagian dari upaya untuk membenarkan peningkatan anggaran militer dan memicu histeria anti-Rusia di seluruh Eropa.
Moskow telah berulang kali menekankan bahwa mereka tidak memiliki rencana agresif terhadap NATO atau Uni Eropa, tetapi telah memperingatkan bahwa setiap agresi akan ditanggapi dengan "respons yang tegas".
(mas)
Lihat Juga :