Trump Minta Penembak dan Penyerang 2 Polisi Los Angeles Dihukum Mati

Senin, 14 September 2020 - 08:13 WIB
loading...
Trump Minta Penembak...
Presiden Amerika Serikat Donald John Trump (kiri) dan aksi pria menembak dua polisi Los Angeles saat berada di dalam mobil dinas. Foto/REUTERS/Leah MIllis/Los Angeles County Sheriffs Department
A A A
LOS ANGELES - Para pengunjuk rasa di Amerika Serikat (AS) telah menyerang rumah sakit tempat dua pejabat polisi Los Angeles berada dalam kondisi kritis setelah ditembak. Presiden Donald Trump meminta agar penembak dan para penyerang polisi itu dihukum mati dengan pengadilan yang digelar cepat.

Saat menyerang rumah sakit, para demonstran berteriak; "Kami berharap mereka mati". Dua pejabat polisi itu merupakan deputi Sheriff Los Angeles County yang ditembak di dalam mobil mereka di dekat stasiun metro di kota Compton pada hari Sabtu.

Rekaman video yang dibagikan oleh departemen sheriff menunjukkan seorang penembak mendekati kendaraan dan melepaskan tembakan tanpa peringatan atau pun provokasi. (Baca: Bunuh Polisi AS, Pria Ini Divonis 2 Hukuman Penjara Seumur Hidup Plus 835 Tahun )

Kedua deputi dibawa ke rumah sakit dalam kondisi kritis, dan menjalani operasi pada Sabtu malam. Saat mereka berjuang untuk hidup, kerumunan pengunjuk rasa turun ke ruang gawat darurat rumah sakit, dengan beberapa orang di luar meneriakkan; "Kami berharap mereka mati".

Menurut tweet dari departemen sheriff, para pengunjuk rasa memblokir jalur masuk dan keluar rumah sakit. Mereka akhirnya dibubarkan petugas polisi, di mana dua dari mereka ditangkap setelah berkelahi dengan petugas polisi.

Presiden Donald Trump sangat marah. "Jika mereka mati, pengadilan cepat (dan) hukuman mati bagi si pembunuh," tulis Trump di Twitter pada hari Minggu (13/9/2020). “Satu-satunya cara untuk menghentikan ini," lanjut Trump yang dikutip dari akun @realDonaldTrump. (Baca: Polisi AS Tembak Pria Kulit Hitam 7 Kali, Kerusuhan Pecah di Kenosha )

Sekadar diketahui, hukum California mengizinkan hukuman mati bagi pembunuh polisi. Namun, tidak ada yang dieksekusi di California sejak 2006, dan Gubernur Gavin Newsom mengeluarkan moratorium eksekusi tahun lalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
Feri Tua Membawa 133...
Feri Tua Membawa 133 Orang Terbalik di Pantai Atlantik, 66 Orang Masih Hilang
Trump Murka Houthi Serang...
Trump Murka Houthi Serang 2 Kapal Tanker Saudi, Ancam Gempur Iran Habis-habisan
Rekomendasi
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
Berita Terkini
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Infografis
Smartphone dan Komputer...
Smartphone dan Komputer akan Bebas dari Tarif Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved