Netanyahu Bangga Israel Langgar Gencatan Senjata, Jatuhkan 153 Ton Bom di Gaza

Selasa, 21 Oktober 2025 - 07:23 WIB
loading...
Netanyahu Bangga Israel...
PM Benjamin Netanyahu bangga Israel langgar gencatan senjata yang disepakati dengan Hamas. Menurutnya, pasukan Zionis telah menjatuhkan 153 ton bom di Jalur Gaza pada hari Minggu. Foto/X @IsraeliPM
A A A
TEL AVIV - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tak hanya mengakui tapi juga bangga pasukannya telah melanggar gencatan senjata yang disepakati dengan Hamas. Menurutnya, pasukan Zionis telah menjatuhkan 153 ton bom di Jalur Gaza pada hari Minggu.

Berbicara pada pembukaan sidang musim dingin Knesset (Parlemen), Netanyahu menghadapi interupsi berulang kali dari anggota Parlemen oposisi yang memprotes kebijakan pemerintahnya dan perpanjangan perang Israel yang disengaja di Gaza.

“Selama gencatan senjata, dua tentara gugur. Kami menyerang mereka dengan 153 ton bom dan menyerang puluhan target di seluruh Jalur Gaza,” ujarnya, seperti dikutip dari Anadolu, Selasa (21/10/2025).

Baca Juga: Langgar Gencatan Senjata, Israel Bunuh 97 Warga Palestina

Kantor media pemerintah Gaza melaporkan 80 pelanggaran gencatan senjata dilakukan Israel sejak perjanjian yang disponsori Amerika Serikat (AS) mulai berlaku pada 10 Oktober.

Pelanggaran perjanjian oleh Israel itu mengakibatkan 97 warga Palestina tewas, termasuk 44 orang pada hari Minggu saja, dan 230 lainnya luka-luka.

Setelah melanggar gencatan senjata yang menewaskan puluhan warga Palestina di Gaza, Israel menyatakan akan melanjutkan perjanjian tersebut.

Tel Aviv menuduh Hamas telah menyerang pasukannya di kota Rafah di selatan. Namun, kelompok perlawanan Palestina tersebut membantah terlibat serangan dan menegaskan kembali komitmennya terhadap perjanjian gencatan senjata.

Kesepakatan gencatan senjata diumumkan pada 10 Oktober, berdasarkan rencana bertahap yang diajukan oleh Presiden AS Donald Trump. Tahap pertama mencakup pembebasan sandera Israel dengan imbalan tahanan Palestina.

Rencana tersebut juga mencakup pembangunan kembali Gaza dan pembentukan mekanisme pemerintahan baru tanpa Hamas.

Sejak Oktober 2023, perang genosida Israel telah menewaskan lebih dari 68.200 orang dan melukai lebih dari 170.200 orang, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Trump Kirim Delegasi...
Trump Kirim Delegasi ke Qatar, Iran: Tak Ada Negosiasi Apa pun dengan AS!
Rekomendasi
Hakim: Kerugian Negara...
Hakim: Kerugian Negara Akibat Kasus Chromebook Nadiem Rp1,5 Triliun
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Berita Terkini
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Infografis
Amnesty Internasional...
Amnesty Internasional Tegaskan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved