Anggota NATO Ini Minta Warganya untuk Siap Siaga Hadapi Perang dengan Rusia
Senin, 20 Oktober 2025 - 21:25 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, Swedia telah mengumumkan akan mulai menimbun persediaan pangan dan pertanian untuk pertama kalinya sejak Perang Dingin, dengan alasan apa yang digambarkan para pejabat sebagai ancaman yang semakin besar dari Rusia. Moskow telah menolak klaim ini, bersikeras bahwa hal itu tidak menimbulkan bahaya bagi negara-negara NATO atau Uni Eropa mana pun.
Dewan Pertanian Swedia menyatakan pada hari Selasa bahwa mereka akan membuat cadangan darurat biji-bijian dan pasokan penting lainnya untuk memastikan bahwa warga negara memiliki akses ke pangan yang cukup "jika terjadi krisis serius dan, dalam kondisi ekstrem, perang." Pemerintah telah mengalokasikan sekitar $57 juta dalam anggaran 2026 untuk mendanai program tersebut.
Fasilitas penyimpanan pertama akan didirikan di wilayah utara negara itu karena "kepentingan militer strategisnya" dan tingkat swasembada biji-bijian yang rendah, menurut Menteri Pertahanan Sipil Carl-Oskar Bohlin, yang mengatakan "tidak ada waktu yang terbuang."
Stok baru akan dibangun selama periode 2026-2028. Dewan Pertanian mengatakan tujuannya adalah untuk menjamin pasokan pangan setara dengan 3.000 kalori per orang per hari selama keadaan siaga tinggi.
Sementara itu, anggota parlemen di negara tetangga Finlandia mengatakan mereka akan mengadakan latihan bawah tanah bulan depan untuk berlatih bekerja dalam kondisi perang, dengan alasan serupa terkait dugaan ancaman dari Rusia.
Dewan Pertanian Swedia menyatakan pada hari Selasa bahwa mereka akan membuat cadangan darurat biji-bijian dan pasokan penting lainnya untuk memastikan bahwa warga negara memiliki akses ke pangan yang cukup "jika terjadi krisis serius dan, dalam kondisi ekstrem, perang." Pemerintah telah mengalokasikan sekitar $57 juta dalam anggaran 2026 untuk mendanai program tersebut.
Fasilitas penyimpanan pertama akan didirikan di wilayah utara negara itu karena "kepentingan militer strategisnya" dan tingkat swasembada biji-bijian yang rendah, menurut Menteri Pertahanan Sipil Carl-Oskar Bohlin, yang mengatakan "tidak ada waktu yang terbuang."
Stok baru akan dibangun selama periode 2026-2028. Dewan Pertanian mengatakan tujuannya adalah untuk menjamin pasokan pangan setara dengan 3.000 kalori per orang per hari selama keadaan siaga tinggi.
Sementara itu, anggota parlemen di negara tetangga Finlandia mengatakan mereka akan mengadakan latihan bawah tanah bulan depan untuk berlatih bekerja dalam kondisi perang, dengan alasan serupa terkait dugaan ancaman dari Rusia.
(ahm)
Lihat Juga :