5 Negara yang Terancam Punah, dari Penduduk Menyusut hingga Daratan Perlahan Tenggelam

Senin, 20 Oktober 2025 - 15:26 WIB
loading...
A A A
Sekolah perlahan mulai ditutup, desa juga perlahan kosong, dan bahkan kota besar seperti Seoul mulai menghadapi kekurangan pekerja muda. Jika tren berlanjut, Korea Selatan bisa menjadi negara pertama di dunia yang kehilangan separuh penduduknya hanya dalam satu abad tanpa perang.

2. Jepang, Negara yang Menua Bersama Kota-kota Kosong


Angka kelahiran Jepang pada 2024 hanya 686.000 bayi, terendah sepanjang sejarah. TFR-nya 1,15 anak per wanita, dan populasi sudah turun 15 tahun berturut-turut.

Proyeksi jumlah penduduk dari 125 juta pada 2025 akan menjadi 87 juta pada 2070.

Jika Korea Selatan adalah krisis cepat, maka Jepang adalah versi lambatnya.

Negara ini sudah mengalami “depopulasi tenang”: kota kecil mati, sekolah ditutup, dan pemerintah harus memberi insentif besar agar warga mau pindah ke daerah pedesaan.

Sementara itu, sektor tenaga kerja digantikan robot dan AI. Ironisnya, teknologi yang memudahkan hidup juga memperkuat kesendirian sosial—banyak orang tua meninggal sendirian, dan generasi muda hidup tanpa keluarga.

3. Maladewa, Surga Tropis yang Perlahan Hilang


Maladewa atau Maldives adalah negara kepulauan dengan 80% wilayahnya kurang dari 1 meter di atas permukaan laut.

Menurut laporan The Guardian Climate Desk 2025, kenaikan muka air laut 3,4 mm per tahun (rata-rata global) sudah menenggelamkan beberapa atol di negara ini.

Dalam skenario terburuk, Maladewa bisa menjadi negara pertama yang kehilangan daratan layak huni pada 2100.

Krisis Maladewa bukan soal demografi, melainkan geografi. Jika air laut terus naik, seluruh penduduk mungkin harus diungsikan ke negara lain, sementara wilayahnya menjadi laut terbuka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Ini 4 Keunggulan Senjata...
Ini 4 Keunggulan Senjata Laser Cheongwang Buatan Korea Selatan
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Tak Hanya Elon Musk,...
Tak Hanya Elon Musk, Kekayaan Pangeran Saudi Ikut Melonjak Berkat IPO SpaceX
Rekomendasi
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved