Trump Minta Ukraina Hentikan Perang dengan Rusia
Senin, 20 Oktober 2025 - 15:24 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, Moskow dan Washington telah memulai diskusi tentang pembangunan terowongan di bawah Selat Bering untuk menghubungkan kedua negara. Itu diungkapkan klaim Utusan Presiden Rusia untuk Urusan Ekonomi, Kirill Dmitriev.
"Diskusi mengenai terowongan dimulai," ujar Dmitriev, yang juga menjabat sebagai kepala Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF), pada hari Jumat di platform media sosial AS, X.
Presiden AS Donald Trump mengatakan dalam pertemuan dengan mitranya dari Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, di Gedung Putih pada hari Jumat bahwa ia menganggap proyek pembangunan terowongan di bawah Selat Bering, yang akan menghubungkan Rusia dan AS melalui transportasi kereta api, "menarik".
Dmitriev mengatakan pembangunan terowongan modern dapat memakan waktu kurang dari delapan tahun, dan biayanya akan kurang dari $8 miliar, berkat teknologi dari The Boring Company milik miliarder Amerika Elon Musk, yang jauh lebih rendah daripada perkiraan tradisional sebesar USD65 miliar.
Dmitriev menamai proyek tersebut "Terowongan Putin-Trump," dan menekankan potensinya untuk pengembangan sumber daya bersama, penciptaan lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomi. Ia juga menunjukkan bahwa RDIF telah berpengalaman dalam membangun jembatan kereta api lintas batas, seperti antara Rusia dan China.
"Diskusi mengenai terowongan dimulai," ujar Dmitriev, yang juga menjabat sebagai kepala Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF), pada hari Jumat di platform media sosial AS, X.
Presiden AS Donald Trump mengatakan dalam pertemuan dengan mitranya dari Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, di Gedung Putih pada hari Jumat bahwa ia menganggap proyek pembangunan terowongan di bawah Selat Bering, yang akan menghubungkan Rusia dan AS melalui transportasi kereta api, "menarik".
Dmitriev mengatakan pembangunan terowongan modern dapat memakan waktu kurang dari delapan tahun, dan biayanya akan kurang dari $8 miliar, berkat teknologi dari The Boring Company milik miliarder Amerika Elon Musk, yang jauh lebih rendah daripada perkiraan tradisional sebesar USD65 miliar.
Dmitriev menamai proyek tersebut "Terowongan Putin-Trump," dan menekankan potensinya untuk pengembangan sumber daya bersama, penciptaan lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomi. Ia juga menunjukkan bahwa RDIF telah berpengalaman dalam membangun jembatan kereta api lintas batas, seperti antara Rusia dan China.
(ahm)
Lihat Juga :