Trump Minta Ukraina Hentikan Perang dengan Rusia

Senin, 20 Oktober 2025 - 15:24 WIB
loading...
Trump Minta Ukraina...
Presiden AS Donald Trump minta Ukraina hentikan perang dengan Rusia. Foto/X
A A A
WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Ukraina harus "berhenti di garis pertempuran" dan mengakhiri perangnya dengan Rusia. Dia menyarankan agar Kyiv menerima situasi teritorial saat ini sebagai dasar untuk negosiasi di masa mendatang.

Berbicara kepada wartawan sekembalinya ke Washington, Trump mengatakan ia telah melakukan pertemuan "akrab" dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada hari Jumat dan membantah laporan bahwa ia telah mendesak Kyiv untuk menyerahkan seluruh wilayah Donbas kepada Moskow.

"Tidak, kami tidak pernah membahasnya," katanya, dilansir Anadolu. "Yang seharusnya mereka lakukan hanyalah berhenti di garis di mana mereka berada — garis pertempuran."

Ia menambahkan bahwa di wilayah Donbas, "78% wilayahnya telah direbut oleh Rusia," dan mengatakan bahwa Ukraina dapat menegosiasikan "sesuatu di kemudian hari", tetapi penghentian pertempuran segera adalah prioritas.

Wilayah Donbas, yang meliputi Donetsk dan Luhansk, telah menjadi titik fokus konflik sejak 2014, ketika separatis yang didukung Rusia mendeklarasikan republik yang memisahkan diri setelah aneksasi Krimea oleh Moskow.

Pasukan Rusia kemudian memperluas kendali atas sebagian besar wilayah tersebut setelah melancarkan "operasi khusus" pada Februari 2022.

Baca Juga: Hanya Butuh Waktu 4 Menit, Perhiasan Tak Ternilai Harganya Dicuri di Museum Louvre Prancis

Sebelumnya, Moskow dan Washington telah memulai diskusi tentang pembangunan terowongan di bawah Selat Bering untuk menghubungkan kedua negara. Itu diungkapkan klaim Utusan Presiden Rusia untuk Urusan Ekonomi, Kirill Dmitriev.

"Diskusi mengenai terowongan dimulai," ujar Dmitriev, yang juga menjabat sebagai kepala Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF), pada hari Jumat di platform media sosial AS, X.

Presiden AS Donald Trump mengatakan dalam pertemuan dengan mitranya dari Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, di Gedung Putih pada hari Jumat bahwa ia menganggap proyek pembangunan terowongan di bawah Selat Bering, yang akan menghubungkan Rusia dan AS melalui transportasi kereta api, "menarik".

Dmitriev mengatakan pembangunan terowongan modern dapat memakan waktu kurang dari delapan tahun, dan biayanya akan kurang dari $8 miliar, berkat teknologi dari The Boring Company milik miliarder Amerika Elon Musk, yang jauh lebih rendah daripada perkiraan tradisional sebesar USD65 miliar.

Dmitriev menamai proyek tersebut "Terowongan Putin-Trump," dan menekankan potensinya untuk pengembangan sumber daya bersama, penciptaan lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomi. Ia juga menunjukkan bahwa RDIF telah berpengalaman dalam membangun jembatan kereta api lintas batas, seperti antara Rusia dan China.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Zelensky Ajak Putin...
Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Rekomendasi
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Berita Terkini
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved