Terungkap, Rezim Assad Pindahkan Kuburan Massal ke Lokasi Rahasia di Suriah

Minggu, 19 Oktober 2025 - 14:11 WIB
loading...
A A A
Penggalian terorganisir dan analisis DNA dapat membantu melacak apa yang terjadi pada mereka, meringankan salah satu patahan paling menyakitkan di Suriah.

Namun dengan keterbatasan sumber daya di Suriah, bahkan kuburan massal yang terkenal pun sebagian besar tidak terlindungi dan tidak digali. Dan para pemimpin baru negara itu, yang menggulingkan Assad pada bulan Desember, belum merilis satu pun dokumentasi tentang orang-orang yang dimakamkan di dalamnya, meskipun ada seruan berulang kali dari keluarga orang hilang.

Menteri Darurat dan Manajemen Bencana Suriah, Raed al-Saleh, mengatakan banyaknya korban dan kebutuhan untuk membangun kembali sistem peradilan menghambat pekerjaan tersebut.

Komisi Nasional untuk Orang Hilang Suriah yang baru telah mengumumkan rencana untuk membuat bank DNA dan platform digital terpusat bagi keluarga orang hilang, dan mengatakan ada kebutuhan mendesak untuk melatih spesialis dalam kedokteran forensik dan pengujian DNA.

"Ada luka yang berdarah selama masih ada ibu-ibu yang menunggu makam putra-putra mereka, istri-istri yang menunggu makam suami-suami mereka, dan anak-anak yang menunggu makam ayah-ayah mereka," ujar al-Saleh kepada situs berita Suriah, al-Watan, pada akhir Agustus.

Mohamed Al Abdallah, kepala Pusat Keadilan dan Akuntabilitas Suriah, sebuah organisasi Suriah yang bekerja untuk melacak orang hilang dan menyelidiki kejahatan perang, mengatakan pemindahan jenazah secara serampangan seperti yang dilakukan dari Qutayfah ke Dhumair merupakan bencana bagi keluarga yang berduka.

"Menyatukan jenazah-jenazah ini agar jenazah yang lengkap dapat dikembalikan kepada keluarga akan sangat rumit," kata Al Abdallah setelah mengetahui temuan Reuters.

Dia menggambarkan pembentukan komisi untuk orang hilang sebagai langkah positif dari pemerintahan baru.

"Komisi ini memiliki dukungan politik, tetapi masih kekurangan sumber daya dan tenaga ahli," katanya.

Para pengemudi, mekanik, dan pihak lain yang terlibat dalam pemindahan tersebut mengatakan bahwa berbicara pada saat operasi rahasia tersebut berarti kematian.

"Tak seorang pun akan melanggar perintah," kata seorang pengemudi. "Anda sendiri bisa saja berakhir di lubang."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Seluruh Tentara AS Hengkang...
Seluruh Tentara AS Hengkang setelah 10 Tahun Bercokol di Suriah
AS Tarik 1.000 Pasukannya...
AS Tarik 1.000 Pasukannya dari Suriah
ISIS Berupaya Bunuh...
ISIS Berupaya Bunuh Presiden Suriah al-Sharaa, 5 Kali Gagal
Pasukan AS Mundur dari...
Pasukan AS Mundur dari Pangkalan Utama Suriah, Pindah ke Yordania
4.500 Tahanan ISIS Dipindahkan...
4.500 Tahanan ISIS Dipindahkan dari Suriah ke Irak
Kaleidoskop 2025: 13...
Kaleidoskop 2025: 13 Negara yang Terlibat Perang
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
PBB: Israel Lanjutkan...
PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban
Rekomendasi
60 Ribu Guru Dipanggil...
60 Ribu Guru Dipanggil PPG 2026 Tahap 2, Ini Tahapan dan Dokumen yang Wajib Disiapkan
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Beri Dukungan untuk Nikita Mirzani Jelang Sidang PK Perdana
Premier Padel Valladolid...
Premier Padel Valladolid P2 2026 Tayang di VISION+, Cek Jadwal Lengkapnya
Berita Terkini
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Infografis
Terungkap Rencana Rahasia...
Terungkap Rencana Rahasia Golden Dome, Perisai Rudal Canggih AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved