Ingin Tekan Konsensi Minyak, AS Serang Kapal Selam Venezuela

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 06:33 WIB
loading...
Ingin Tekan Konsensi...
AS serang kapal selam Venezuela. Foto/X/@Defensa_Israel
A A A
WASHINGTON - Presiden Donald Trump mengonfirmasi bahwa Amerika Serikat melancarkan serangan lain terhadap sebuah kapal di Laut Karibia minggu ini. Itu semakin meningkatkan ketegangan dengan negara tetangganya, Venezuela .

Dalam pertemuan di Ruang Oval dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada hari Jumat, Trump menyampaikan pernyataan pertamanya tentang serangan tersebut, ketika dihadapkan dengan laporan media tentang korban selamat.

"Kami menyerang sebuah kapal selam, dan itu adalah kapal selam pengangkut narkoba yang dibuat khusus untuk mengangkut narkoba dalam jumlah besar," kata Trump, tanpa memberikan bukti tentang jenis kapal atau apa yang diangkutnya.

"Ini bukan sekelompok orang yang tidak bersalah. Saya tidak kenal banyak orang yang memiliki kapal selam."

Kantor berita Reuters memberitakan serangan baru tersebut pada hari Kamis. Ini adalah pertama kalinya korban selamat dilaporkan sejak AS memulai kampanye pengeboman di Karibia pada 2 September.

Seorang pejabat Departemen Pertahanan, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan kepada media berita di AS bahwa kedua korban selamat telah ditahan. Belum jelas apakah mereka akan dituntut atau bagaimana kondisi mereka. Dua orang lainnya tewas dalam ledakan itu, menurut laporan.

Dalam pertemuan hari Jumat, Menteri Luar Negeri Marco Rubio menolak memberikan rincian lebih lanjut ketika ditanya tentang para penyintas. Namun, ia membela bahwa operasi AS diperlukan untuk mencegat narkoba ilegal.

"Kami melakukan operasi ini terhadap teroris narkotika," kata Rubio. "Itulah mereka. Mereka adalah teroris. Mari kita perjelas."

Lima serangan lainnya telah dikonfirmasi oleh pemerintahan Trump, dengan setidaknya Total 28 orang tewas.

Baca Juga: Trump Harapkan Perluasan Perjanjian Abraham Segera dan Arab Saudi Bergabung
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
Tembak Jatuh Helkopter...
Tembak Jatuh Helkopter Apache AS, Ini Pesan yang Hendak Disampaikan Iran
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Apa yang Terjadi Sehari...
Apa yang Terjadi Sehari Sebelum Kick-Off Piala Dunia 2026?
Belfast Membara! Kerusuhan...
Belfast Membara! Kerusuhan Pecah, Sejumlah Bangunan dan Kendaraan Dibakar
Iran Klaim 70% Serangannya...
Iran Klaim 70% Serangannya Hantam Target Pangkalan AS di Timur Tengah
Rekomendasi
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
Apa yang Terjadi Sehari...
Apa yang Terjadi Sehari Sebelum Kick-Off Piala Dunia 2026?
Berita Terkini
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
Tembak Jatuh Helkopter...
Tembak Jatuh Helkopter Apache AS, Ini Pesan yang Hendak Disampaikan Iran
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved