Ingin Tekan Konsensi Minyak, AS Serang Kapal Selam Venezuela
Sabtu, 18 Oktober 2025 - 06:33 WIB
loading...
A
A
A
Pada bulan Agustus, Trump juga meningkatkan hadiah yang ditawarkannya untuk penangkapan Maduro menjadi USD50 juta.
Meningkatnya ketegangan dengan Venezuela bertepatan dengan dengan upaya Trump untuk meningkatkan kekuasaan eksekutifnya sendiri.
Ia mengklaim bahwa AS menghadapi "invasi" migran yang melakukan kekerasan, pengedar narkoba, dan kelompok kriminal, untuk membuat deklarasi darurat yang luas dan menggunakan kewenangan masa perang seperti yang tertuang dalam Undang-Undang Musuh Asing tahun 1798.
Untuk membenarkan kewenangan masa perang tersebut, Trump mengatakan bahwa "invasi" oleh geng Tren de Aragua didalangi oleh Maduro sendiri.
Ia belum memberikan bukti apa pun, dan sebuah laporan dari Dewan Intelijen Nasional pada bulan April tampaknya bertentangan dengan klaimnya, tidak menemukan bukti adanya koordinasi antara geng Tren de Aragua dan pemerintahan Maduro.
Namun demikian, para kritikus telah menyuarakan kekhawatiran bahwa klaim semacam itu dapat digunakan untuk meletakkan dasar bagi serangan militer yang bertujuan menggulingkan pemerintahan Maduro. Baik AS maupun Venezuela telah memperkuat kehadiran militer mereka di dekat Karibia.
Melansir Al Jazeera, Trump tampaknya mengonfirmasi laporan awal pekan ini bahwa ia telah mengizinkan Badan Intelijen Pusat (CIA) untuk melakukan operasi rahasia di Venezuela.
Venezuela tidak dianggap sebagai sumber utama perdagangan narkoba global.
Meningkatnya ketegangan dengan Venezuela bertepatan dengan dengan upaya Trump untuk meningkatkan kekuasaan eksekutifnya sendiri.
Ia mengklaim bahwa AS menghadapi "invasi" migran yang melakukan kekerasan, pengedar narkoba, dan kelompok kriminal, untuk membuat deklarasi darurat yang luas dan menggunakan kewenangan masa perang seperti yang tertuang dalam Undang-Undang Musuh Asing tahun 1798.
Untuk membenarkan kewenangan masa perang tersebut, Trump mengatakan bahwa "invasi" oleh geng Tren de Aragua didalangi oleh Maduro sendiri.
Ia belum memberikan bukti apa pun, dan sebuah laporan dari Dewan Intelijen Nasional pada bulan April tampaknya bertentangan dengan klaimnya, tidak menemukan bukti adanya koordinasi antara geng Tren de Aragua dan pemerintahan Maduro.
Namun demikian, para kritikus telah menyuarakan kekhawatiran bahwa klaim semacam itu dapat digunakan untuk meletakkan dasar bagi serangan militer yang bertujuan menggulingkan pemerintahan Maduro. Baik AS maupun Venezuela telah memperkuat kehadiran militer mereka di dekat Karibia.
Melansir Al Jazeera, Trump tampaknya mengonfirmasi laporan awal pekan ini bahwa ia telah mengizinkan Badan Intelijen Pusat (CIA) untuk melakukan operasi rahasia di Venezuela.
Venezuela tidak dianggap sebagai sumber utama perdagangan narkoba global.
(ahm)
Lihat Juga :