Anggota Kongres AS Kembalikan Sumbangan Grup Lobi Israel AIPAC
Jum'at, 17 Oktober 2025 - 11:05 WIB
loading...
A
A
A
Peningkatan Pengawasan
Namun, perang Israel di Gaza telah memicu luapan kritik, dengan kelompok-kelompok hak asasi manusia terkemuka dan penyelidik Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebutnya sebagai genosida.
Mengingat protes tersebut, peran AIPAC dalam politik AS semakin disorot, terutama di kalangan Demokrat di mana dukungan untuk Israel telah merosot ke titik terendah dalam sejarah.
Lebih lanjut, AIPAC telah mendukung kandidat sayap kanan seperti Anggota Kongres Randy Fine – yang merayakan pembunuhan seorang warga negara AS oleh Israel dan secara terbuka menyerukan agar warga Palestina di Gaza kelaparan – yang semakin mengasingkan beberapa anggota Demokrat.
Para kritikus AIPAC sering menyamakannya dengan National Rifle Association (NRA), lobi hak senjata bipartisan yang dulunya populer tapi kini ditolak hampir secara universal oleh Partai Demokrat.
Usamah Andrabi, juru bicara kelompok progresif Justice Democrats, mengatakan, “AIPAC dan afiliasinya bertransformasi dari lobi yang dapat diandalkan oleh Partai Demokrat untuk membeli kursi di Washington menjadi ciuman kematian bagi kandidat yang mendapatkan dukungan mereka."
"Upaya gerakan kami untuk menuntut Partai Demokrat menolak AIPAC sebagai paria beracun tidak hanya berhasil tetapi juga memastikan bahwa pengaruh lobi Israel yang pro-genosida di Washington semakin memudar," ujar Andrabi kepada Al Jazeera.
Bahkan di sisi kanan spektrum ideologis, beberapa tokoh dalam gerakan "America First" Presiden Donald Trump telah mengkritik pengaruh AIPAC yang terlalu besar.
Pada bulan Agustus, kelompok lobi tersebut menuduh anggota Kongres sayap kanan Marjorie Taylor Greene mengkhianati "nilai-nilai Amerika" atas kritiknya terhadap Israel.
Greene membalas, dengan mengatakan AIPAC melayani kepentingan pemerintah asing. "Saya orang AMERIKA sejati! Saya tidak bisa dibeli dan saya tidak akan mundur," tulisnya dalam unggahan media sosial.
Lihat Juga :