Diancam Trump, Hamas Kembalikan 2 Jenazah Sandera

Kamis, 16 Oktober 2025 - 09:25 WIB
loading...
Diancam Trump, Hamas...
Hamas kembalikan dua jenazah sandera. Foto/X
A A A
GAZA - Hamas mengatakan menyerahkan jenazah dua sandera Israel lainnya berdasarkan ketentuan perjanjian gencatan senjata yang ditengahi AS. Tetapi, Hamas mengatakan membutuhkan waktu dan peralatan khusus untuk mengevakuasi jenazah lainnya dari reruntuhan Gaza.

Sayap bersenjata kelompok tersebut mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka berkomitmen pada perjanjian tersebut, tetapi telah mengembalikan semua jenazah sandera yang dapat dijangkau.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pasukan Israel dapat melanjutkan pertempuran di Gaza jika Hamas tidak mematuhi perjanjian tersebut.

Dalam sebuah pernyataan, kantor PM Israel mengatakan Israel telah menerima - melalui Palang Merah - peti mati berisi jenazah para sandera yang kini sedang menunggu identifikasi resmi.

"IDF mendesak masyarakat untuk bertindak dengan penuh kepekaan dan menunggu identifikasi resmi, yang akan terlebih dahulu dikomunikasikan kepada keluarga para sandera yang meninggal," demikian pernyataan tersebut.

Penasihat senior AS yang memberikan informasi terbaru tentang implementasi rencana perdamaian 20 poin tersebut mengatakan bahwa pemerintah AS sejauh ini tidak yakin Hamas telah melanggar perjanjian dengan tidak memulangkan jenazah para sandera yang masih hidup.

Para penasihat tersebut berpendapat bahwa Hamas telah bertindak dengan itikad baik dengan memulangkan para sandera yang masih hidup dan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menemukan dan mengembalikan jenazah para sandera.

Jika kedua jenazah yang dipulangkan pada Rabu malam dipastikan sebagai sandera, berarti 19 orang masih belum diketahui keberadaannya di Gaza. Hamas diwajibkan untuk memulangkan seluruh 28 sandera yang telah meninggal sebagai bagian dari fase pertama rencana perdamaian Gaza.

Namun, sayap bersenjata Hamas mengatakan dalam sebuah pernyataan, "jenazah-jenazah yang tersisa membutuhkan upaya signifikan dan peralatan khusus untuk pencarian dan evakuasi, dan kami sedang berupaya keras untuk menyelesaikan kasus ini".

Sebelumnya, Israel mengatakan "tidak akan berkompromi" terkait pengembalian sandera, dengan mengatakan "misinya belum selesai".

Menteri Pertahanan Israel mengatakan ia telah menginstruksikan IDF untuk menyiapkan "rencana komprehensif" guna mengalahkan Hamas di Gaza jika perang kembali terjadi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Wakil Gubernur Makkah...
Wakil Gubernur Makkah Pimpin Pencucian Ka'bah, Begini Urutan Prosesinya
Rekomendasi
XPENG V1SION Night 2026,...
XPENG V1SION Night 2026, Tandai Babak Baru XPENG di Indonesia
KPK Tahan Bupati Kuansing...
KPK Tahan Bupati Kuansing dan Dua Orang Lainnya terkait Suap Pengisian Jabatan
Siap-siap Banjir Pasokan...
Siap-siap Banjir Pasokan Minyak Dunia, Morgan Stanley Koreksi Harga Brent di Angka USD75/Barel
Berita Terkini
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved